Tautan-tautan Akses

Dewan Keamanan PBB akan Bahas Gencatan Senjata di Suriah yang Diabaikan


Suasana sidang Dewan Keamanan PBB. (Foto: dok).

Sekjen PBB Antonio Guterres menyerukan semua pihak di Suriah untuk memberlakukan gencatan senjata nasional, sementara Dewan Keamanan PBB bersiap melangsungkan pertemuan, Rabu (7/3), yang akan membahas pengabaian atas penghentian pertempuran selama 30 hari sebagaimana dituntut resolusi yang disepakati dua pekan lalu.

Kegagalan gencatan senjata ini mendorong Inggris dan Perancis untuk meminta agar pertemuan itu dilangsungkan secara tertutup.

Resolusi gencatan senjata Dewan Keamanan itu ditujukan untuk memberi para pekerja kemanusiaan peluang untuk mengirimkan suplai makanan dan bantuan medis ke kawasan-kawasan di mana konflik selama tujuh tahun telah mengakibatkan jutaan warga Suriah dalam kondisi yang sangat membutuhkan bantuan.

Relawan Bulan Sabit Merah Suriah memberikan bantuan obat-obatan kepada warga sipil di Ghouta, Suriah, 5 Maret 2018.
Relawan Bulan Sabit Merah Suriah memberikan bantuan obat-obatan kepada warga sipil di Ghouta, Suriah, 5 Maret 2018.

Usaha PBB, Sabit Merah Arab Suriah dan Palang Merah Internasional, Senin (5/3), di kawasan Ghouta timur terpaksa dihentikan karena kekerasan yang berlanjut. Organisasi-organisasi bantuan juga melaporkan bahwa pemerintah Suriah menghalangi para pekerja bantuan mengangkut kebanyakan suplai medis yang direncanakan akan dikirim.

Baca juga: Palang Merah: Kekerasan Hentikan Pengiriman Bantuan ke Ghouta, Suriah

Juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, mengatakan melalui pernyataan, sekjen PBB itu memuji keberanian para pekerja kemanusiaan yang tanpa kenal lelah memastikan bahwa orang-orang yang membutuhkan di berbagai penjuru Suriah mendapat bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa mereka.

Guterres mengatakan, perlu ada kepastian bahwa pengiriman bantuan yang direncanakan ke Ghouta timur, Kamis (8/3), berlangsung sesuai rencana sebagaimana disepakati sebelumnya dengan pihak berwenang Suriah. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG