Tautan-tautan Akses

Demonstran Penuhi Jalan-jalan Manama, Bahrain


Jumlah demonstran, Selasa (2/22), di Manama mencapai lebih dari 100.000 orang.
Jumlah demonstran, Selasa (2/22), di Manama mencapai lebih dari 100.000 orang.

Demonstran Bahrain menggelar aksi protes anti-pemerintah terbesar sejauh ini. Tahanan-tahanan politik yang baru dibebaskan, ikut bergabung.

Lebih dari 100.000 demonstran anti-pemerintah turun ke jalan-jalan ibukota Bahrain untuk unjuk kekuatan besar-besaran menentang kerajaaan. Sementara itu, Raja Bahrain membebaskan puluhan tahanan politik dalam sebuah langkah konsesi bagi kelompok oposisi.

Para aktivis menyebut demonstrasi Selasa sebagai demonstrasi pro-demokrasi yang paling besar di negara kecil Teluk Persia ini. Kerajaan pulau ini hanya berpenduduk 500.000 orang.

Pria, wanita, dan anak-anak, yang sebagian besar anggota mayoritas Syiah di Bahrain, mengambil-alih Manama pada hari Selasa, mengitari kawasan keuangan dan Bahrain Mall sambil mengibar-ngibarkan bendera Bahrain dan menyerukan jatuhnya pemerintah dalam pawai yang dimaksudkan untuk menunjukkan persatuan nasional.

Sebagian demonstran sebelumnya berkemah di Lapangan Permata, yang telah menjadi pusat demonstrasi. Para aktivis anti-pemerintah telah berdemonstrasi lebih dari seminggu, tetapi demonstrasi Selasa ini diyakini sebagai pertama yang diprakarsai partai-partai oposisi Bahrain.

Sejumlah tahanan yang dibebaskan, langsung menuju ke Lapangan Permata mereka di mana beberapa di antara mereka diarak-arak oleh khalayak ramai menyambut kedatangan mereka dengan hangat. Paling sedikit 50 tahanan dibebaskan Selasa, termasuk 25 orang aktivis Syiah yang sedang diadili sejak tahun lalu atas tuduhan pemberontakan terhadap negara.

XS
SM
MD
LG