Tautan-tautan Akses

AS

Delegasi Trump Hadiri Pelantikan Presiden Haiti


Presiden terpilih Haiti, Jovenel Moïse, berpidato setelah dinyatakan pemenang sebagai pemilihan presiden di Port-au-Prince, Haiti (3/1). (Reuters/Jeanty Junior Augustin)

Pengusaha Haiti berusia 48 tahun itu menghadapi beberapa tuduhan pencucian uang.

Presiden Donald Trump mengirim delegasi Amerika Serikat ke Haiti untuk menghadiri pelantikan presiden terpilih Jovenel Moïse hari Selasa (7/2).

Gedung Putih hari Senin mengatakan, Thomas Shannon, Wakil Menteri Luar Negeri untuk masalah politik memimpin delegasi tersebut, yang termasuk Peter Mulrean, Duta Besar AS untuk Haiti; Kenneth Merten, pejabat wakil asisten Menlu untuk urusan wilayah Barat; dan Omarosa Manigault, direktur komunikasi Kantor Hubungan Publik. Manigault adalah peserta acara televisi realitas "Celebrity Apprentice" ketika acara itu dipandu oleh Trump.

Moïse, pilihan mantan Presiden Haiti Michel Martelly sebagai calon Partai Kepala Botak Haiti yang dipimpinnya (PHTK) memenangkan hampir 56 persen suara dalam pemilu 20 November.

Pengusaha Haiti berusia 48 tahun itu menghadapi beberapa tuduhan pencucian uang. Akhir bulan lalu, Moïse menghabiskan waktu empat jam untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan hakim penyelidik di pengadilan tertutup Port-au-Prince dalam proses yang serupa dengan dewan juri Amerika. Ia menyangkal tuduhan itu dengan menyebutnya bermotif politik.

Lawan politiknya, termasuk sekurangnya dua calon presiden lainnya, menekan keluarnya keputusan menjelang hari Selasa. Jaksa penuntut pemerintah Danton Leger, dijadwalkan membuat pengumuman Senin pagi tapi tidak melakukannya. Kantor jaksa ataupun hakim itu, Bredy Fabien, tidak menjawab permintaan VOA berkali-kali untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak.

Moise dijadwalkan untuk dilantik Selasa pukul 7 pagi di gedung parlemen di ibukota Port-au-Prince. [my/al]

XS
SM
MD
LG