Tautan-tautan Akses

Delapan Wartawan BBC di Afghanistan Menangkan Gugatan atas Pemerintah Inggris


Aria Ahmadzai, seorang jurnalis BBC sedang melaporkan berita di Kabul, Afghanistan (foto: ilustrasi).
Aria Ahmadzai, seorang jurnalis BBC sedang melaporkan berita di Kabul, Afghanistan (foto: ilustrasi).

Delapan wartawan Afghanistan yang bekerja sebagai penyiar di stasiun radio BBC, Inggris, hari Senin (13/2) menang atas gugatan hukum terhadap penolakan Inggris untuk memindahkan mereka dari Afghanistan. Penolakan dari Inggris itu menurut mereka, membuat mereka berisiko tinggi dibunuh oleh penguasa Taliban.

Pengacara para wartawan itu mengatakan kepada Pengadilan Tinggi London pada Desember, bahwa pemerintah telah "mengkhianati utang budi" dengan menolak untuk memindahkan wartawan-wartawan itu, setelah Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada Agustus 2021.

Perwakilan pemerintah berpendapat, tidak satu pun dari delapan wartawan itu memenuhi syarat untuk dipindahkan (relokasi) berdasar program Kebijakan Relokasi dan Bantuan bagi warga Afghanistan (ARAP).

Pengacara Kementerian Pertahanan, David Blundell, mengatakan anggapan Taliban bahwa BBC adalah bagian dari pemerintah Inggris, tidak relevan.

Namun hakim Peter Lane mengatakan dalam keputusan tertulis, bahwa anggapan itu "jelas terkait" dengan risiko yang dihadapi para wartawan.

Kini keputusan harus diambil, apakah akan memindahkan ke delapan wartawan itu atau tidak. Menurut pengacara mereka, keputusan harus diambil dalam waktu tiga minggu.

Para wartawan itu ditugaskan bersama anggota militer dan bekerja pada proyek-proyek yang didanai pemerintah Inggris, kata para pengacara.

Sebagai bagian dari pekerjaan, mereka menyuarakan tentangan terhadap Taliban serta mengungkap korupsi dan pelanggaran. Akibatnya, mereka sering mendapat ancaman dan serangan oleh pejuang Taliban, tambah para pengacara.

Erin Alcock, yang mewakili para wartawan mengatakan, kliennya selama ini hidup dalam ketakutan selama lebih dari 18 bulan. [ps/ka]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG