Tautan-tautan Akses

Pemerintah China mengumumkan Kamis (5/10) bahwa pihaknya telah menyetujui akusisi bisnis printer atau mesin cetak milik Samsung Elektronik oleh Hewlett-Packard senilai 1,1 miliar dolar. Persetujuan ini diberikan dengan beberapa pembatasan dipicu kekuatiran dominasi HP di pasar printer domestik.

HP mengumumkan pembelian ini di September 2016. Perusahaan tersebut berharap bisa menyelesaikan transaksi dalam waktu 12 bulan, menunggu tinjauan dari pihak regulator.

Dalam pernyataan yang dirilis Kamis malam, Kementerian Perdagangan mengatakan, penjualan untuk format A4 printer laser oleh HP di China harus dilakukan dengan syarat-syarat yang “adil dan masuk akal. HP juga harus melaporkan harga dan data-data kepada kementerian setiap enam bulan sekali.

HP tidak boleh membeli saham, walaupun untuk porsi pemegang saham minoritas, di produsen printer A4 di China, kata kementerian.

HP tidak boleh mengadaptasi printer-printer buatannya untuk membatasi kesesuaian dengan pihak ketiga atau dengan klaim dalam iklannya bahwa printer-printernya tidak sesuai dengan printer dari pemasok lain, kata kementerian menambahkan.

HP berharap akan menyelesaikan akusisi itu di kuartak keempat yang akan berakhir 31 Desember, kata juru bicara perusahaan melalui emai. Dia menolak memberikan komentar mengenai proses dari regulator.

Samsung belum bersedia memberikan tanggapannya.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, HP akan menambah portofolio hak kekayaan intelektual untuk lebih dari 6.500 paten percetakan dan hampir 1.300 peneliti dan ahli teknik yang memiliki keahlian teknologi laser printer, teknologi gambar elektronik dan alat-alat printer. [fw/as]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG