Tautan-tautan Akses

China Mulai Kembali Acara Politik Penting yang Tertunda Wabah Corona


Pejabat dan delegasi China menghadiri sesi pembukaan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC) di Aula Besar Rakyat di Beijing, Cina 21 Mei 2020. (REUTERS / Carlos Garcia Rawlins)

Suatu konferensi politik tahunan tingkat tinggi di China yang tertunda dua bulan akibat pandemi virus corona hari Kamis (21/5) mulai berlangsung di Beijing.

Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China (CPPCC) dimulai sementara pemerintah menggembar-gemborkan apa yang disebutnya sebagai kemenangan atas wabah yang dimulai di Wuhan, kota di China Tengah, pada akhir 2019.

Ketua CPPCC Wang Yang menyampaikan laporan Komite Tetap kepada Komite Nasional. Laporan Wang menyebutkan lebih dari 2.000 anggota di konferensi itu dapat “memberitahu dunia mengenai bagaimana China, sebagai negara besar yang bertanggung jawab, telah mengambil tindakan tegas dan berkontribusi pada kerja sama internasional dalam perang melawan epidemi Covid-19.”

Para anggota yang mengenakan masker berkumpul di auditorium di dalam Balai Rakyat Agung di Beijing. Wang, Presiden Xi Jinping dan para pejabat tinggi lainnya tidak.

Presiden China Xi Jinping menghadiri upacara pembukaan Komite Nasional CPPCC di Aula Besar Rakyat di Beijing, 21 Mei 2020.
Presiden China Xi Jinping menghadiri upacara pembukaan Komite Nasional CPPCC di Aula Besar Rakyat di Beijing, 21 Mei 2020.

Sidang CPPCC akan disusul pada hari Jumat (22/5) dengan dimulainya Kongres Rakyat Nasional, parlemen seremonial. PM Li Keqiang dijadwalkan menyampaikan pidato utama yang menguraikan tujuan-tujuan ekonomi dan sosial untuk tahun ini.

Tidak diketahui apakah Li akan memberikan laporan rutin mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi bagi ekonomi terbesar kedua di dunia ini, yang rusak oleh pandemi.

Sidang CPPCC dan Kongres Rakyat Nasional tahun ini akan dipersingkat dari dua pekan menjadi satu pekan karena pandemi.

Didukung oleh kampanye propaganda negara, Presiden Xi telah dipuji-puji di dalam negeri karena menanggulangi virus, sementara penanganannya terhadap wabah pada awalnya telah dipertanyakan oleh AS dan beberapa negara lain. [uh/ab]

Lihat komentar (1)

Recommended

XS
SM
MD
LG