Tautan-tautan Akses

China Kukuhkan Lebih Banyak Penularan Flu Burung


Petugas kesehatan di Hong Kong memusnahkan unggas yang dijual di pasar karena adanya virus flu burung H7N9. (Reuters/Bobby Yip)

Sudah lebih dari 170 ribu burung dimusnahkan di empat provinsi China sejak Oktober dan beberapa pasar unggas hidup ditutup setelah warga dan ayam tertular sejenis flu burung.

Media pemerintah China mengatakakan pihak berwenang melaporkan tujuh penularan baru flu burung H7N9 pada manusia selama akhir pekan sehingga jumlah kasus seluruhnya mencapai 40 sejak Desember, sementara Korea Selatan dan negara-negara tetangga juga berusaha mencegah wabah.

Empat kasus dikukuhkan di provinsi Jiangxi, China selatan, termasuk perempuan berusia 55 tahun, dan satu kasus di Shandong, Hunan dan Shanghai, menurut laporan kantor berita Xinhua, mengutip otoritas kesehatan setempat.

Sudah lebih dari 170 ribu burung dimusnahkan di empat provinsi China sejak Oktober dan beberapa pasar unggas hidup ditutup setelah warga dan ayam tertular sejenis flu burung.

Wabah terbaru itu tampaknya terisolasi. Virus tersebut cenderung menyerang dalam musim dingin dan musim semi, dan petani dalam beberapa tahun ini menambah langkah-langkah seperti pembersihan untuk mencegah penyakit itu.

Penularan yang luas bisa berisiko buruk pada kesehatan dan kerugian besar keuangan. Wabah besar terakhir di China menewaskan 36 orang dan menyebabkan kerugian lebih dari US$6 miliar untuk sektor pertanian.

China adalah produsen ayam broiler terbesar ketiga di dunia, dan terbesar kedua konsumen unggas. [ka]

XS
SM
MD
LG