Tautan-tautan Akses

China Kecam Tudingan Trump Soal Spionase Internet


Pemerintah China mengkritik tudingan Presiden Donald Trump bahwa peretas China yang mungkin berada di balik usaha spionase dunia maya melawan AS, Senin (21/12), (Foto: ilustrasi).

Pemerintah China, Senin (21/12), mengkritik tudingan Presiden Donald Trump bahwa peretas China, bukan Rusia, yang mungkin berada di balik usaha spionase dunia maya melawan Amerika Serikat.

Trump, Sabtu lalu (19/12), mencemooh pernyataan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan para pejabat lain yang mengatakan bahwa Kremlin berada di balik upaya untuk memata-matai lembaga-lembaga federal AS. Tanpa memberi bukti, Trump malah mengatakan, “China lah yang mungkin melakukan tindakan itu.”

Kementerian Luar Negeri China mengatakan negara itu menentang upaya mata-mata dunia maya dan menindak kejahatan internet.

“Amerika Serikat telah mempolitisasi masalah keamanan siber tanpa bukti konklusif dan terus menyebarkan informasi palsu serta menjelek-jelekan China dalam upaya menodai citra China, '' kata Juru Bicara Kementerian China, Wang Wenbin.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin. (FOto: dok).
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin. (FOto: dok).


“Kami berharap Amerika Serikat mengambil sikap yang lebih bertanggung jawab terhadap keamanan dunia maya,'' imbuhnya.

China bersama Amerika Serikat dan Rusia, secara luas dianggap sebagai salah satu negara paling maju dalam mengembangkan kemampuan perang dunia maya.

Pemerintah AS mendakwa dua warga negara China, Juli lalu, karena melakukan mata-mata dunia maya jangka panjang sejak 2009 yang bertujuan mencuri informasi tentang vaksin virus corona, senjata, dan aktivis HAM.

Sejumlah perwira militer China dan lainnya juga telah didakwa sejak 2014 atas tuduhan-tuduhan melakukan peretasan untuk mencuri rahasia-rahasia dagang dari AS. [ab/ka]

Recommended

XS
SM
MD
LG