Tautan-tautan Akses

China: Investasi BRI Tingkatkan Struktur Ekonomi Pakistan


FOTO ARSIP: PM Pakistan, Imran Khan, berbicara dalam acara pembukaan China International Import Expo (CIIE) yang pertama di Shanghai, China, 5 November 2018 (foto: Reuters/Aly Song/Pool/Foto Arsip)

China dan Pakistan mengatakan program kerjasama pembangunan infrastruktur bernilai miliaran dolar yang sedang berlangsung di bawah program Belt and Road Initiative (BRI) Beijing telah memasuki tahap berikutnya setelah mencapai target awal, menyangkal laporan bahwa proyek itu meningkatkan beban utang Pakistan daripada meningkatkan pertumbuhan ekonominya.

Para pejabat di negara-negara tetangga, yang sejak lama merupakan sekutu kuat, mengatakan 22 proyek "awal" yang diluncurkan lima tahun lalu di bawah apa yang dikenal sebagai Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC), telah diselesaikan dengan investasi China yang belum pernah terjadi sebelumnya sebesar $19 miliar.

CPEC telah membangun jalan baru, pembangkit listrik dan mengoperasikan pelabuhan komersial strategis Laut Arab di Gwadar, yang mengawasi beberapa jalur pengiriman minyak dan gas tersibuk di dunia dan dianggap sebagai pintu gerbang CPEC.

Menanggapi skeptis

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang, ketika menanggapi keraguan-keraguan itu, hari Senin membela koridor itu sebagai "program percontohan penting" di bawah BRI, dan mengatakan telah menciptakan puluhan ribu lapangan pekerjaan lokal selain memenuhi permintaan daya hampir 9 juta rumah tangga di Pakistan .

"Dari semua proyek CPEC saat ini, hanya kurang dari 20% yang dibiayai dengan pinjaman China, sementara sisanya didanai investasi langsung atau hibah dari China. CPEC sebenarnya memperkuat struktur ekonomi lokal, jauh dari menambah beban Pakistan ," demikian penjelasan Lu pada konferensi pers regulernya di Beijing. [my]

Recommended

XS
SM
MD
LG