Tautan-tautan Akses

China-India Setuju Redakan Ketegangan di Perbatasan Himalaya 


Tentara India berkonvoi di jalan raya menuju Leh, yang berbatasan dengan China, di Gagangir, 17 Juni 2020. (Foto: AFP).
Tentara India berkonvoi di jalan raya menuju Leh, yang berbatasan dengan China, di Gagangir, 17 Juni 2020. (Foto: AFP).

India dan China sepakat "keluar secepat mungkin" dari ketegangan di perbatasan Himalaya yang disengketakan setelah pasukan kedua negara terlibat serangkaian bentrokan.

Hal itu diungkapkan dalam pernyataan bersama kedua negara.

Negara bertetangga yang sama-sama memiliki senjata nuklir itu pekan ini saling tuduh melepaskan tembakan melintasi perbatasan yang menjadi sumber perselisihan. Tindakan itu meningkatkan perselisihan yang telah berlangsung berbulan-bulan dan merenggut setidaknya 20 nyawa.

Puluhan ribu tentara dari kedua pihak telah dikerahkan ke perbatasan itu, yang terletak di ketinggian lebih dari 4.000 meter.

Menurut pernyataan bersama itu, setelah pertemuan pada Kamis (10/9) antara Menteri Luar Negeri China Wang Yi dan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar di Moskow, kedua pihak setuju untuk meredakan ketegangan.

Keduanya juga sepakat "menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi".

Sewaktu berselisih, China dan India merilis pernyataan serupa yang menyerukan kedua pihak menahan diri dan meredakan ketegangan. Perbatasan kedua negara tidak pernah ditandai dengan benar.

Kedua negara pernah berperang singkat di perbatasan pada 1962. Namun, secara resmi tidak ada tembakan yang dilepaskan di daerah itu sejak 1975, ketika empat tentara India tewas dalam penyergapan.[ka/ft]

XS
SM
MD
LG