Tautan-tautan Akses

China Desak Negara-Negara Tetangga Upayakan ‘Perdamaian yang Bertahan Lama’

Perdana Menteri China Li Qiang pada konferensi pers sesi penutupan Kongres Rakyat Nasional (NPC), di Aula Besar Rakyat, di Beijing, China 13 Maret 2023. (Foto: REUTERS/Florence Lo)
Perdana Menteri China Li Qiang pada konferensi pers sesi penutupan Kongres Rakyat Nasional (NPC), di Aula Besar Rakyat, di Beijing, China 13 Maret 2023. (Foto: REUTERS/Florence Lo)

PM China Li Qiang pada Kamis (30/3) menyampaikan pidato pada pembukaan Boao Forum for Asia. Acara yang diselenggarakan pemerintah China di Boao itu berupa diskusi mengenai isu-isu ekonomi dan pembangunan.

Ia mengatakan kerusuhan dan perang tidak boleh terjadi di Asia. Kalau tidak, lanjutnya, tidak ada masa depan bagi kawasan ini.

Ia meminta negara-negara Asia agar bekerja sama mengupayakan prospek perdamaian dan stabilitas yang dapat dipertahankan.

Untuk mencapai tujuan itu, kata Li, negara-negara harus menegakkan keamanan yang komprehensif dan menentang sanksi-sanksi sepihak, konfrontasi blok dan Perang Dingin baru.

Li juga mengatakan ekonomi China mengalami pemulihan yang kuat dalam tiga bulan pertama 2023 dan China akan menyuntikkan kekuatan pertumbuhan bagi ekonomi dunia.

China telah mengumumkan rencana untuk menghidupkan kembali ekonomi yang digerakkan oleh konsumen. Target pertumbuhan China untuk tahun ini adalah sekitar 5%. Pertumbuhan tahun lalu turun menjadi 3%, tingkat terlemah kedua setidaknya sejak 1970-an. [uh/ab]

This item is part of

Forum

XS
SM
MD
LG