Tautan-tautan Akses

China: Ada Kemajuan dalam Pembicaraan Perbatasan dengan India


Suasana di Gagangeer, timur laut Srinagar, Kashmir yang dikuasai India, saat konvoi tentara India bergerak di jalan raya Srinagar-Ladakh, 18 Juni 2020. (Foto: dok).

China dan India membuat kemajuan dalam pembicaraan terkini mengenai sengketa perbatasan yang menjatuhkan korban jiwa bulan lalu, kata seorang juru bicara pemerintah China, Rabu (15/7).

Para komandan tertinggi kedua pihak telah melangsungkan pembicaraan putaran ke-empat, Selasa (14/7), sebulan setelah bentrokan maut antara pasukan kedua negara di Lembah Galwan, di mana India membangun jalan strategis yang menghubungkan kawasan itu ke sebuah landasan pacu dekat wilayah China.

India mengatakan, 20 tentaranya tewas dalam bentrokan 15 Juni itu dan korban tewas juga dialami pasukan China. China hingga saat ini belum mengukuhkan adanya korban tewas di pihaknya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying. (Foto: dok).
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying. (Foto: dok).

“Kedua pihak telah membuat kemajuan positif untuk menghindari bentrokan di wilayah Barat perbatasan dan melonggarkan ketegangan perbatasan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying dalam sebuah konferensi pers harian, Rabu (15/7).

Hua menyerukan agar India mengambil tindakan konkret untuk menerapkan konsensus yang telah dicapai kedua negara dan bersama-sama memelihara perdamaian dan ketenangan di sepanjang perbatasan. Belum ada komentar dari Kementerian Pertahanan India atau militernya.

Perbatasan yang disengketakan, yang dikenal sebagai Garis Kontrol Aktual, terbentang sepanjang 3500 kilometer dari Ladakh di utara India hingga negara bagian Sikkim di timur laut India. India dan China pernah terlibat perang perbatasan pada 1962 yang juga meluas ke Ladakh. Kedua negara telah berusaha menyelesaikan sengketa perbatasan sejak 1990-an namun tidak membuahkan hasil. (ab/uh)

Lihat komentar (1)

Recommended

XS
SM
MD
LG