Tautan-tautan Akses

Cek Fakta: Postingan Viral di Twitter Secara Palsu Klaim Hamas Tangkap Jenderal Israel


Cuplikan dari video asli dinas intelijen DTX Azerbaijan yang menangkap pemimpin Karabakh. (Sumber: Saluran YouTube resmi DTX).
Cuplikan dari video asli dinas intelijen DTX Azerbaijan yang menangkap pemimpin Karabakh. (Sumber: Saluran YouTube resmi DTX).
X account: GeoPolndIR

X account: GeoPolndIR

“Beberapa Jenderal ternama Israel telah ditangkap oleh Hammas.” [tata bahasa dan ejaan asli]

SALAH

Pada tanggal 8 Oktober, pengguna X anonim, GeoPolndIR, memposting video orang-orang yang mengenakan pakaian militer menarik orang-orang keluar dari sebuah SUV dan mengklaim bahwa video tersebut menunjukkan Hamas menahan jenderal-jenderal Israel. Meskipun pengikut GeoPolndIR sangat sedikit, postingan tersebut menjadi viral. Itu dilihat, dibagikan, dikomentari, dan dikutip oleh ribuan pengguna.

Postingan GeoPolndIR berbunyi:

“Beberapa jenderal ternama Israel telah ditangkap oleh Hammas.”

Klaim itu salah.

Faktanya, badan intelijen Azerbaijan (DTX) awalnya membagikan video ini pada tanggal 5 Oktober untuk menunjukkan bahwa mereka telah menahan tiga mantan pemimpin Nagorno-Karabakh.

Mereka (yang ditangkap) adalah Bako Sahakyan, mantan presiden Nagorno-Karabakh, Arkadi Gukasian, mantan menteri luar negeri Nagorno-Karabakh; dan Davit Ishkhanyan, mantan presiden/ketua badan legislatif Nagorno-Karabakh.

Mereka berhasil ditangkap setelah serangan kilat pasukan Azerbaijan pada 19 September di daerah kantong etnis Armenia.

Meskipun ada bendera Azerbaijan dan sulaman DTX di seragam tentara, video ini telah beredar di media sosial sejak Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober, disertai dengan klaim palsu bahwa video tersebut menunjukkan Hamas menangkap jenderal-jenderal Israel.

Postingan GeoPolndIR ditonton lebih dari 100.000 kali, dan meskipun para komentator dengan cepat menunjukkan bendera Azerbaijan sebagai bukti bahwa video tersebut adalah misinformasi, banyak yang menerima video tersebut sebagai fakta.

Pengguna X Shayan86 telah membantah postingan tersebut, mencatat bahwa video tersebut telah dilihat 1,3 juta kali. Kantor berita Reuters juga memeriksa fakta klaim bahwa video tersebut menunjukkan Hamas menangkap jenderal Israel.

XS
SM
MD
LG