Tautan-tautan Akses

Cegah Pencurian Makanan, WFP Serukan Pendaftaran Berbasis Biometrik di Yaman


Para petugas World Food Programme (WFP) mendistribusikan bantuan pangan di Aslam, Hajjah, Yaman (foto: ilustrasi).
Para petugas World Food Programme (WFP) mendistribusikan bantuan pangan di Aslam, Hajjah, Yaman (foto: ilustrasi).

Program Pangan Dunia (WFP) menyerukan sistem pendaftaran berbasis biometrik di Yaman untuk mencegah pencurian ransum makanan yang ditujukan bagi warga yang kelaparan.

Satu minggu lalu WFP mengungkap bukti bahwa warga yang berhak mendapat bantuan pangan di ibukota Sana’a dan di beberapa daerah lain yang dikuasi kelompok pemberontak Houthi-Syiah ternyata tidak pernah mendapat ransum makanan mereka.

Kepemimpinan Houthi-Syiah menegaskan akan melangsungkan penyelidikan terhadap temuan itu.

Meskipun menyambut baik pernyataan itu, WFP mengatakan langkah-langkah konkrit harus dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan kemanusiaan tidak lagi disalahgunakan. Pihaknya menyerukan sistem pendaftaran biometrik bagi para penerima manfaat itu. Juru bicara WFP Herve Verhoosel mengatakan kepada VOA, dengan ijin pemerintah Yaman, pihaknya telah menerapkan sistem semacam itu di Aden. Ditambahkannya, lewat program itu hanya orang-orang yang berhak, yang mendapatkan ransum makanan.

“Sejak beberapa bulan lalu kami telah menyampaikan usulan yang sama agar dapat diterapkan di Sana’a. Untuk saat ini, mereka belum menerimanya. Tetapi ini merupakan cara terbaik untuk memastikan agar mereka yang berak mendapatkan ransum dan dukungan, benar-benar menerimanya,” ujar Herve.

PBB mengingatkan sekitar 14 juta orang di Yaman berada di jurang kelaparan sangat parah. Dalam satu bulan, WFP memberikan bantuan pangan kepada tiga juta orang di Yaman. Sistem pemantauan badan itu mendapati bahwa sebuah organisasi mitra lokal yang mendistribusikan sebagian besar bantuan pangan itu telah menyalahgunakannya.

WFP tidak menuduh organisasi lokal itu melakukan korupsi. Tetapi menegaskan bahwa individu-individu di dalam organisasi yang terbukti terlibat melakukan penyalahgunaan ini harus dipecat.

WFP mencatat penyalahgunaan bantuan pangan juga terjadi di daerah-daerah yang dikuasai oleh pemerintah Yaman, tetapi volumenya tidak sebesar yang disalahgunakan oleh pemberontak Houthi-Syiah. Ditambahkan bahwa seluruh badan bantuan yang bekerja di Yaman dan di zona perang manapun juga rentan melakukan penyalahgunaan dan karenanya harus senantiasa waspada. (em)

XS
SM
MD
LG