Tautan-tautan Akses

Bryan Russel, Caleg Penyandang Sidrom Down yang Pertama 


Bryan Russel sedang berbicara di telepon saat berkampanye untuk menjadi anggota Kongres di Lima, Peru, 13 Desember 2019. (Foto: AP)

Bryan Russell adalah penyandang Sindrom Down. Setiap hari, dia berlatih kemampuan bicara dengan meletakkan pena-pena dan gabus di mulutnya untuk menguatkan otot bagian bawah di bagian tersebut.

Dia juga bertarung untuk menjadi calon anggota legislatif parlemen Peru. Russell pergi dari satu rumah ke rumah lainnya di Lima, Ibu Kota Peru, untuk mendapatkan suara.

Pria berusia 27 tahun itu menggunakan kampanyenya untuk meningkatkan pemahaman tentang para penyandang disabilitas. Dia mengatakan dirinya menawarkan alternatif terhadap wabah korupsi di Peru yang menumbangkan para presiden negara itu dan melemahkan institusi demokrasi.

“Saya bersih, jujur, dan transparan,” kata Russell dalam wawancara dengan Associated Press. Saat wawancara, dia ditemani oleh Amor, anjing peliharaan yang diselamatkannya dari jalanan.

Tujuan dari politik, katanya, “mendobrak paradigma” bahwa para penyandang Sindrom Down tidak bisa mandiri.

Menurut Yayasan Sindrom Down Global, Russell kemungkinan menjadi penyandang Sindrom Down pertama di dunia yang mencalonkan diri untuk jabatan di pemerintahan.

“Kami senang Bryan Russell mencalonkan diri untuk kursi di DPR di Peru,” kata Michelle Sie Whitten, presiden dan ketua yayasan itu.

Pada 2013, penyandang Sindrom Down, Angela Bachiller, menjadi anggota dewan kota di Valladolid, Spanyol. Namun dia tidak mengikuti pemilu. Hanya mengambil alih jabatan dari pejabat sebelumnya yang mengundurkan diri karena tuduhan korupsi.

Sindrom Down adalah kondisi kelainan genetik yang menyebabkan keterlambatan pertumbuhan dan kondisi medis lainnya, seperti cacat jantung, dan masalah pada pernafasan serta pendengaran.

Russell adalah kandidat dari partai Peru-Nacion, partai tengah-kanan yang tak banyak dikenal dan tak punya prestasi bagus dalam pemilu sebelumnya. Namun kampanye caleg Russell untuk pemilu pada 26 Januari mendatang mulai menarik perhatian. Russell diundang untuk menjadi pembicara di forum kiri. Dalam forum itu, dia mendorong orang-orang untuk berjuang bagi penyandang disabilitas seperti dirinya tanpa memandang pandangan politik. [ft]

Recommended

XS
SM
MD
LG