Tautan-tautan Akses

Bom Kereta Bawah Tanah Moskow Tewaskan 38


Ledakan berasal dari dua perempuan yang meledakkan diri hari Senin pagi dalam dua serangan kembar di stasiun kereta api bawah tanah Moskow yang penuh dengan penumpang.

Sedikitnya 38 orang tewas dan 60 lainnya luka-luka dalam serangan pada jam sibuk dekat markas besar dinas keamanan yang dahulunya adalah KGB dan pada stasiun kereta kedua dekat Taman Gorky.

Ledakan berasal dari dua perempuan yang meledakkan diri hari Senin pagi dalam dua serangan kembar di stasiun kereta api bawah tanah Moskow yang penuh dengan penumpang.

Beberapa jam setelah serangan, kantor berita Itar-Tass mengatakan kondisi 30 orang yang luka-luka masih kritis.

Dalam pertemuan yang disiarkan di televisi dengan Presiden Dmitri Medvedev, Kepala Dinas Keamanan Federal Alexander Bortnikov mengatakan, bukti pendahuluan menunjukpada teroris yang berkaitan dengan Kaukasus Utara. Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan ini, tetapi bulan lalu pemimpin tertinggi Chechnya Doku Umarov berjanji akan melakukan serangan-serangan ke kota-kota Rusia.

Perdana Menteri Vladimir Putin menghentikan kunjungan ke Siberia untuk kembali ke Moskow. Putin memberi peringatan bahwa teroris akan dihancurkan.

Presiden Amerika Barack Obama mengutuk serangan itu, dengan menyebutnya tindakan biadab. Ujar Obama, rakyat Amerika berdiri bersama rakyat Rusia dalam menentang tindak ektremisme dengan kekerasan.

XS
SM
MD
LG