Tautan-tautan Akses

Biden Luncurkan Rencana Perlindungan Lapangan Pekerjaan di AS


Kandidat presiden Partai Demokrat Joe Biden berbicara dalam acara kampanye di Wilmington, Delaware (foto: dok).
Kandidat presiden Partai Demokrat Joe Biden berbicara dalam acara kampanye di Wilmington, Delaware (foto: dok).

Kandidat presiden Partai Demokrat Joe Biden, Rabu (9/9) mengumumkan rencana upaya perlindungan bagi pekerja AS dengan menaikkan pajak perusahaan yang memindahkan pekerjaan ke luar negeri.

Biden, jang akan menantang kandidat Republik, Presiden Donald Trump dalam pemilu 3 November, menyampaikan rincian rencana itu pada di sebuah tempat berkampanye di Warren, Michigan, daerah pusat industri Amerika.

Para anggota Partai Demokrat dari kelompok pekerja menggandeng Trump dalam pemilihan presiden pada 2016, sehingga menyebabkan kemenangan Trump secara tak terduga di negara bagian tengah AS itu. Kali ini, Biden berharap untuk meraih kembali dukungan mereka sehingga akan membantunya mengalahkan Trump.

Trump tetap berada di Washington, Rabu (9/9) tetapi pada hari Kamis juga akan mengunjungi Michigan - yang dianggap sebagai medan pertempuran politik yang harus dimenangkan oleh kedua kubu kampanye - dan beberapa negara bagian lainnya pada akhir minggu ini.

Biden menyerukan untuk membatalkan beberapa potongan pajak perusahaan yang diloloskan Kongres selama masa kepresidenan Trump. Antara lain memulihkan pajak dari 21% menjadi 28%. Sekarang, ia menyerukan kenaikan lebih lanjut dengan usulan tarif pajak hampir 31% yang akan berlaku atas "keuntungan perusahaan AS di luar negeri yang diperoleh dari produksi barang-barang yang dijual kembali ke Amerika Serikat".

Sejumlah jajak pendapat menunjukkan Biden unggul tipis dari Trump di Michigan, pusat manufaktur mobil AS.

Setelah menangguhkan iklan televisinya di negara bagian itu selama musim panas, Trump minggu ini kembali menayangkan sebuah iklan yang mengumandangkan "Great American Comeback", dengan menggambarkan ekonomi Amerika yang sedang pulih kembali di tengah pandemi virus corona. Pengamat iklan politik mengatakan, Biden membelanjakan lebih banyak uang dibandingkan Trump untuk iklan siaran di Michigan. [mg/jm]

XS
SM
MD
LG