Tautan-tautan Akses

Bettencourt Wafat, Spekulasi Seputar Masa depan L’Oreal Bermunculan


Liliane Bettencourt, pewaris L'Oreal dan anak perempuannya Francoise Bettencourt Meyers tiba untuk acara Penghargaan L'Oreal-UNESCO untuk perempuan di Paris, 3 Maret 2011. (Foto:Dok)

Saham grup L'Oreal naik pada Jumat (22/09) setelah kematian miliarder berusia 94 tahun Liliane Bettencourt, yang memiliki saham terbesar di perusahaan tersebut. Meninggalnya Bettencourt dapat mengubah kerjasama antara L'Oreal dan Nestle.

Saham L'Oreal naik sekitar 4 persen awal sesi perdagangan, saham dengan kinerja terbaik di indeks acuan Perancis, CAC-40 Prancis. CHCHI dan di antara saham-saham unggulan di indeks pan-Eropa STOXX 600.

Pengusaha perempuan asal Perancis dan miliarder, Liliane Bettencourt, yang keluarganya mendirikan L‘Oreal dan masih memiliki porsi saham besar di perusahaan kosmetik raksasa meninggal dalam usia 94 tahun, kata anak perempuannya Kamis (20/9). Bettencourt, dicatat oleh Forbes sebagai perempuan terkaya di dunia dan pewaris perusahaan kosmetik dan kecantikan yang didirikan ayahnya lebih dari seabad lalu sebagai pembuat cat rambut.

Keluarga Bettencourt memiliki 33 persen L'Oreal. Putrinya Francoise Bettencourt-Meyers, yang duduk di dewan direksi L'Oreal bersama anaknya sendiri, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa keluarga tersebut tetap berkomitmen pada L'Oreal dan tim manajemennya.

Nestle, yang memiliki lebih dari 23 persen L'Oreal, telah sepakat dengan keluarga pendiri ini bahwa kedua pihak tidak dapat meningkatkan porsi kepemilikan saham mereka selama Liliane Bettencourt masih hidup dan setidaknya enam bulan setelah kematiannya.

“Spekulasi saat ini mau tidak mau akan tersulut kembali seputar rencana Nestle terhadap kepemilikan saham L'Oreal-nya," kata para analis di Jefferies menulis dalam sebuah catatannya.

"Ini bisa menunda prospek L'Oreal untuk membeli saham, atau bahkan Nestle membeli L'Oreal secara langsung."

Analis mengatakan bahwa mereka sementara ini tidak mengharapkan adanya perubahan langsung dalam hubungan antara Nestle dan L'Oreal, sebuah kesepakatan dalam jangka panjang tidak dapat dikesampingkan.

L'Oreal juga bisa melakukan pembelian kembali saham setelah kematian Bettencourt, karena Bettencourt tidak bersedia menjual saham L'Oreal selama masa hidupnya, yang juga dapat meningkatkan harga saham L'Oreal, tambah para analis.

"Kami baru-baru ini berpendapat bahwa kesepakatan utama di Nestle mungkin tidak terjadi sekarang dan pasar saat ini melihat Nestle sebagai penjual L'Oréal (setelah menjual 8 persen saham pada tahun 2014)," kata analis JP Morgan menulis dalam catatan.

"Namun pada saat adanya perubahan yang intens dan perombakan portofolio di industri ini, potensi pengambilalihan L'Oreal oleh Nestle tidak dapat dikesampingkan sepenuhnya, dan kami yakin perdebatan di pasar seputar masa depan L'Oreal dengan atau tanpa Nestle cenderung meningkat," tambah JP Morgan. [aa/fw]

XS
SM
MD
LG