Tautan-tautan Akses

Berbagai Komunitas di Tasmania Bantu Para Pendatang yang Kesepian


Kelompok multikultural remaja Tasmania mengadakan beberapa kegiatan menyenangkan di kota Launceston, termasuk Sepak Bola, Senam, Trampolin, dan Bulu Tangkis. (Foto: Facebook/Migrant Resource Center Tasmania)
Kelompok multikultural remaja Tasmania mengadakan beberapa kegiatan menyenangkan di kota Launceston, termasuk Sepak Bola, Senam, Trampolin, dan Bulu Tangkis. (Foto: Facebook/Migrant Resource Center Tasmania)

Pindah ke tempat di mana Anda tidak mengenal siapa-siapa bisa terasa sangat mengisolasi. Akan tetapi, berbagai komunitas di Tasmania, Australia, membantu pendatang baru di daerah itu untuk menjalin pertemanan dan mengatasi rasa kesepian.

Andrea Siqueira pindah dari Brazil ke Australia tahun 2016 lalu. Ia pindah ke kota Hobart, Tasmania, untuk berkuliah tanpa mengenal siapa-siapa di negara barunya.

“Saya sendirian waktu pindah ke sini, jadi saya kadang merasa terisolasi,” tutur Andrea.

Sekarang, enam tahun sejak kepindahannya, Andrea Siqueira sudah punya sekelompok teman baik.

Grup Guess My Accent, yang berarti Tebak Aksen Saya, dibentuk untuk membantu orang-orang yang bermigrasi dari luar negeri untuk menjalin pertemanan di daerah itu. Siqueira adalah salah satu anggota kelompok tersebut.

“Mulai banyak orang yang bergabung dengan kelompok ini dan menikmati suasana sekitar. Kami rasa kami semakin berkembang,” tambahnya.

Mia Wang juga bersyukur pada kelompok itu karena mempertemukannya dengan teman-teman baru. “Awalnya sulit karena saya belum terlalu lancar berbahasa Inggris,” akunya.

Menjalin pertemanan juga penting bagi kelompok asal kota Launceston, Tasmania. Kelompok itu dibentuk secara online.

Mereka biasanya bertemu di kafe dan terbuka untuk menerima anggota baru.

Ruth Penhallow dari kelompok tersebut menuturkan, “Saya sadar tidak ada tempat bertemu bagi orang-orang di dunia maya dan biasanya mereka datang untuk pertama kalinya ke Tasmania, tanpa memiliki teman. Itu sebabnya saya menciptakan kelompok ini agar kami bisa berteman.”

Sekitar sepertiga orang di Tasmania tinggal sendirian, menurut sensus penduduk tahun 2021.

Kembali, Penhallow mengatakan, “Anda bisa merasa sangat kesepian, jadi Anda yang harus mengambil inisiatif. Bukan berarti Anda harus aktif berbicara saat bertemu, Anda bisa juga hanya mendengarkan mereka.”

Berbagai Komunitas di Tasmania Bantu Para Pendatang yang Kesepian
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:13 0:00

Menurut penelitian baru yang dilakukan di seantero negeri oleh Relationships Australia, hampir 24 persen responden mengatakan mereka merasa kesepian – naik dari 17 persen pada 2018.

Dalam kelompok usia 18-24 tahun, sekitar 45 persen merasa kesepian secara emosional.

Bec Hayes dari Relationships Australia memberi saran, “Buka telepon genggam Anda, bangun koneksi itu, karena kami tahu itu membantu orang merasa tidak terlalu kesepian dan tidak terisolasi.” [rd/ka]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG