Tautan-tautan Akses

Belgia Minta Maroko Bantu Lacak Tersangka Teroris Paris


Polisi Brussels, Belgia menahan beberapa tersangka orang dalam upaya pengejaran terhadap Salah Abdeslam, tersangka pelaku serangan di Paris yang masih buron (foto: dok).
Polisi Brussels, Belgia menahan beberapa tersangka orang dalam upaya pengejaran terhadap Salah Abdeslam, tersangka pelaku serangan di Paris yang masih buron (foto: dok).

Raja Belgia Philippe meminta Raja Maroko Mohammed untuk kerjasama erat dan intens dalam memburu Salah Abdeslam, tersangka pelaku serangan di Paris yang masih buron.

Pihak berwenang Maroko mengatakan Belgia telah secara resmi meminta bantuan dalam melacak tersangka utama pembantaian Paris, sementara Brussels tetap siaga tinggi dan polisi di sana terus melakukan pencarian besar-besaran tersangka teroris.

Pernyataan Maroko, menyebutkan Raja Belgia Philippe meminta Raja Maroko Mohammed untuk kerjasama erat dan intens dalam memburu Salah Abdeslam, yang bersembunyi sejak menyeberang ke Belgia dari Paris beberapa jam setelah serangan 13 November.

Informasi dari Maroko pekan lalu membantu polisi Perancis menggerebek apartemen di Paris utara di mana tersangka lain, arsitek pembantaian Abdelhamid Abaaoud, tewas dalam serangan 18 November.

Di tempat lain, polisi di pinggiran Paris selatan, Montrouge, hari Senin (23/11) menganalisa apa yang tampaknya sabuk bahan bom bunuh diri yang ditemukan di tempat sampah.

Seorang petugas polisi Perancis, dikutip kantor berita Associated Press, mengatakan analisis awal terhadap rompi itu, yang tidak memiliki detonator, menunjukkan jejak TATP, bahan peledak yang digunakan dalam serangan Paris yang menewaskan sedikitnya 130 orang. Sabuk berisi baut itu ditemukan di daerah sama di mana ponsel milik buronan Abdeslam ditemukan pada malam terjadinya serangan.

Departemen Luar Negeri Amerika Senin sore mengeluarkan peringatan perjalanan di seluruh dunia, memperingatkan warga Amerika bahwa ekstremis ISIS dan organisasi teror lain terus merencanakan serangan "di beberapa daerah." Peringatan itu mengutip serangan baru-baru ini di Denmark, Perancis, Mali, Nigeria dan Turki, dan mendesak "hati-hati khususnya" dalam libur panjang akhir pekan mendatang. [ka/al]

XS
SM
MD
LG