Tautan-tautan Akses

Basarnas: Ekor Pesawat AirAsia QZ8501 Telah Ditemukan

Puing-puing yang yang diidentifikasi sebagai bagian dari pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan di dalam Laut Jawa. (Foto: Basarnas)
Puing-puing yang yang diidentifikasi sebagai bagian dari pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan di dalam Laut Jawa. (Foto: Basarnas)

​Penemuan ini penting karena alat perekam suara kokpit dan data penerbangan, atau kotak hitam, ada di bagian ekor pesawat.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) mengatakan para penyelam dan kendaraan bawah air tak berawak telah menemukan ekor jet AirAsia yang hilang di Laut Jawa, pengukuhan pertama puing-puing pesawat 11 hari setelah pesawat bernomor penerbangan 8501 itu hilang dengan 162 orang di dalamnya.

Henry Bambang Soelistyo mengatakan pada wartawan, Rabu (7/1), bahwa para pencari berhasil mendapatkan foto puing-puing tersebut.

​Penemuan ini penting karena alat perekam suara kokpit dan data penerbangan, atau kotak hitam, ada di bagian ekor pesawat.

​"Kami telah menemukan ekor yang telah menjadi target utama hari ini," ujar Henry.

"Bagian ekor telah ditemukan dan dikukuhkan di posisi dalam sektor prioritas kedua kami."

Henry mengatakan prioritas teratas tetap sama, yaitu menemukan para jenazah dan kotak hitam. Sejauh ini 40 jenazah telah ditemukan.

Ia menambahkan bahwa total ada 12 benda yang telah ditemukan, namun ia tidak mengukuhkan apakah semuanya merupakan bagian dari pesawat. Puing-puing yang ditemukan juga diperkirakan termasuk badan utama pesawat, tempat banyak jenazah korban masih terperangkap di dalamnya.

Wilayah Pencarian Pesawat dan Korban AirAsia Diperluas

Para anggota tim penyelamatan membawa perahu karet di depan kapal SAR KN Purworejo dalam operasi pencarian untuk para penumpang AirAsia bernomor penerbangan 8501 di pelabuhan Kumai di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (6/1). (Reuters/Beawiharta)
1/6 Para anggota tim penyelamatan membawa perahu karet di depan kapal SAR KN Purworejo dalam operasi pencarian untuk para penumpang AirAsia bernomor penerbangan 8501 di pelabuhan Kumai di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (6/1). (Reuters/Beawiharta)
Para ulama berdoa sebelum menaiki helikopter NAS 332 Super Puma milik Angkatan Udara Indonesia. Para ulama itu akan terbang melintasi Laut Jawa tempat jatuhnya pesawat AirAsia bernomor penerbangan 8501 untuk mendoakan para korban, di Bandar Udara Iskandar di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Indonesia (6/1). (AP/Achmad Ibrahim)
2/6 Para ulama berdoa sebelum menaiki helikopter NAS 332 Super Puma milik Angkatan Udara Indonesia. Para ulama itu akan terbang melintasi Laut Jawa tempat jatuhnya pesawat AirAsia bernomor penerbangan 8501 untuk mendoakan para korban, di Bandar Udara Iskandar di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Indonesia (6/1). (AP/Achmad Ibrahim)
Seorang ulama menaburkan bunga setelah mendoakan para korban AirAsia bernomor penerbangan 8501 dari dalam helikopter Angkatan Udara RI yang melintasi Laut Jawa dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (6/1).
3/6 Seorang ulama menaburkan bunga setelah mendoakan para korban AirAsia bernomor penerbangan 8501 dari dalam helikopter Angkatan Udara RI yang melintasi Laut Jawa dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (6/1).
Para anggota tim penyelamatan mengangkut jenazah seorang korban AirAsia penerbangan 8501 di pangkalan udara Iskandar, Pangkalan Bun (6/1). (Reuters/Beawiharta)
4/6 Para anggota tim penyelamatan mengangkut jenazah seorang korban AirAsia penerbangan 8501 di pangkalan udara Iskandar, Pangkalan Bun (6/1). (Reuters/Beawiharta)
Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Moeldoko (tengah) memantau operasi pencarian para korban AirAsia bernomor penerbangan 8501 di bandar udara di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (6/1). (AP/Achmad Ibrahim)
5/6 Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Moeldoko (tengah) memantau operasi pencarian para korban AirAsia bernomor penerbangan 8501 di bandar udara di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (6/1). (AP/Achmad Ibrahim)
Para ulama berdoa untuk para korban jatuhnya pesawat AirAsia dalam helikopter yang melintasi Laut Jawa (6/1). (AP/Achmad Ibrahim)
6/6 Para ulama berdoa untuk para korban jatuhnya pesawat AirAsia dalam helikopter yang melintasi Laut Jawa (6/1). (AP/Achmad Ibrahim)
Previous slide
Next slide

XS
SM
MD
LG