Tautan-tautan Akses

Australia Cari Informasi Soal Pemindahan Pemenjaraan Moore-Gilbert


Kylie Moore-Gilbert, akademisi Universitas Melbourne. (Foto: dok).

Australia sedang mencari informasi dari Iran mengenai laporan bahwa seorang akademisi Australia keturunan Inggris yang dihukum karena spionase telah dipindahkan ke lokasi misterius, kata Menteri Luar Negeri Australia, Senin (26/10).

Kylie Moore-Gilbert adalah dosen Kajian Timur Tengah Universitas Melbourne sewaktu ia ditangkap di Iran dan dijatuhi hukuman 10 tahun penjara pada tahun 2018.

Dia dipindahkan Agustus lalu ke Penjara Qarchak, di sebelah timur Teheran, tetapi Asosiasi Aktivis HAM Iran melaporkan dia dipindahkan ke lokasi yang tidak diketahui Sabtu pekan lalu

Menteri Luar Negeri Marise Payne mengatakan Duta Besar Australia untuk Iran Lyndall Sachs telah melakukan kunjungan konsuler dengan Moore-Gilbert di Qarchak belum lama ini, dan sejumlah pejabat Australia kini sedang mencari informasi lebih lanjut mengenai laporan bahwa dia telah dipindahkan.

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia menggambarkan pembebasan Moore-Gilbert sebagai prioritas mutlak.

Media pemerintah dan para pejabat pemerintah Iran belum mengakui bahwa Moore-Gilbert telah dipindahkan.

Dara Conduit, seorang teman Moore-Gilbert, mengatakan, ketidakpastian mengenai keberadaan sahabatnya sungguh menyiksa pikirannya. Ia berharap mendapat kabar segera dari pemerintah Australia.

Moore-Gilbert termasuk di antara sejumlah warga Barat dan orang-orang berkewarganegaraan ganda yang ditahan oleh Iran yang diyakini oleh para aktivis dan penyelidik PBB sebagai upaya sistematis untuk mendapatkan pengaruh dalam negosiasi dengan Barat.

Ia melakukan aksi mogok makan dan memohon agar pemerintah Australia berbuat lebih banyak untuk membebaskannya.

Permohonan tersebut termasuk menulis kepada perdana menteri bahwa dia telah menjadi sasaran pelanggaran berat HAM, termasuk penyiksaan psikologis dan pemenjaraan secara terisolasi. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG