Tautan-tautan Akses

Atasi Dampak Korona terhadap Ekonomi, Bank Sentral AS Pangkas Suku Bunga


Kepala Bank Sentral AS, Jerome Powell

Bank Sentral memangkas suku bunga acuan AS sebesar setengah persen hari Selasa (3/3) untuk meminimalkan dampak yang disebabkan virus korona terhadap ekonomi global.

Pemotongan suku bunga itu, yang terjadi setelah pemotongan oleh bank sentral lainnya di seluruh dunia, adalah yang pertama kali sejak tahun lalu dan pemotongan darurat pertama sejak krisis ekonomi tahun 2008.

Kepala Bank Sentral AS, Jerome Powell menyatakan virus korona ‘menimbulkan beberapa resiko yang ber-evolusi terhadap kegiatan ekonomi.’

Presiden AS Donald Trump melalui cuitan menyatakan "Bank Sentral berlakukan pemotongan tapi harus menenangkan pasar dan, yang terpenting, sejalan dengan yang dilakukan sejumlah negara dan pesaing lainnya. Ajang ini tidak setara. Tidak adil bagi AS. Inilah saatnya bagi Bank Sentral untuk MEMIMPIN. Lebih banyak pelonggaran dan pemotongan! "

Langkah Bank Sentral itu akan memangkas suku bunga yang sekarang berlaku di bawah 1,25 persen, dibanding 1,75 persen sebelumnya.

Pengumuman bank pada hari Selasa itu menunjukkan bertambahnya kekhawatiran pada COVID-19 yang berdampak buruk terhadap perekonomi global dan pada akhirnya dapat memicu resesi di seluruh dunia.

Hari Selasa pagi, negara-negara Kelompok Tujuh Ekonomi terkemuka berjanji menggunakan ‘semua alat yang tepat’ untuk mengatasi penyebaran virus tersebut tetapi tidak mengungkapkan langkah-langkah khusus dalam mengurangi penyebarannya. [mg/ii]

Recommended

XS
SM
MD
LG