Tautan-tautan Akses

AS Umumkan Sejumlah Sanksi atas Peran Rusia dalam Serangan terhadap Navalny


Pemimpin oposisi Rusia Alexey Navalny di Pengadilan Distrik Babuskinsky di Moskow, Rusia, 16 Februari 2021. (Foto: AP).
Pemimpin oposisi Rusia Alexey Navalny di Pengadilan Distrik Babuskinsky di Moskow, Rusia, 16 Februari 2021. (Foto: AP).

Pemerintahan Biden, Selasa (2/3) mengumumkan sejumlah sanksi terhadap beberapa warga Rusia terkait peran mereka dalam percobaan pembunuhan terhadap politisi oposisi Rusia Alexey Navalny.

Sanksi-sanksi itu dikoordinasikan dengan Uni Eropa, yang telah menjatuhkan sanksi terhadap beberapa pejabat Rusia berkaitan dengan kasus Navalny.

"Kami mengirimkan sinyal yang jelas ke Rusia tentang beberapa konsekuensi penggunaan senjata kimia," kata seorang pejabat senior pemerintahan.

Navalny dirawat di rumah sakit pada Agustus lalu setelah jatuh sakit dalam penerbangan di Serbia. Ia dievakuasi ke Jerman, di mana dokter memutuskan bahwa ia telah diracun. Laboratorium Perancis, Swedia, dan Jerman, serta Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, menetapkan bahwa Navalny terpapar racun saraf novichok. Rusia membantah terlibat dalam masalah tersebut.

Navalny kembali ke Rusia awal tahun ini dan langsung ditangkap. Ia dikirim ke penjara di luar Moskow untuk menjalani hukuman 2 ½ tahun karena melanggar beberapa ketentuan masa percobaannya ketika menjalani perawatan diri di Jerman.

Pemerintahan Biden telah menyerukan pembebasan Navalny. [mg/lt]

XS
SM
MD
LG