Tautan-tautan Akses

AS Tidak Undang China Ikuti Latihan Militer Gabungan


Tentara Angkatan Laut Pembebasan Rakyat Cina di atas kapal Hengshui mengibarkan bendera negaranya setibanya di Pangkalan Gabungan Angkatan Bersenjata AS di Pearl Harbor untuk berpartisipasi dalam latihan militer multi-nasional RIMPAC di Honolulu, Hawaii, 29 Juni 2016.(Foto: dok).
Tentara Angkatan Laut Pembebasan Rakyat Cina di atas kapal Hengshui mengibarkan bendera negaranya setibanya di Pangkalan Gabungan Angkatan Bersenjata AS di Pearl Harbor untuk berpartisipasi dalam latihan militer multi-nasional RIMPAC di Honolulu, Hawaii, 29 Juni 2016.(Foto: dok).

Kementerian Pertahanan China, Kamis (24/5) menyatakan bahwa keputusan Amerika untuk tidak mengundang China mengikuti latihan besar maritim internasional “tidak konstruktif.”

Sebuah pernyataan kementerian menyebutkan meski keputusan itu demikian, China akan terus memainkan peran dalam “memelihara perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik.”

Amerika Serikat mengumumkan langkah itu hari Rabu (23/5), dengan menyebut perilaku Beijing yang mengacau di Laut China Selatan tidak sesuai dengan prinsip latihan yang dipimpin Amerika itu.

“Militerisasi yang terus dilakukan China di kawasan Laut China Selatan yang disengketakan hanya menimbulkan ketegangan dan mengacau kawasan tersebut,” demikian pernyataan dari Letkol Christopher Logan, juru bicara Pentagon.

Menurut pernyataan itu, tidak mengundang China dalam latihan yang disebut RIMPAC 2018 ini merupakan respons awal atas aktivitas Beijing di Laut China Selatan. Pernyataan itu tidak merinci langkah-langkah lain yang mungkin diambil. [uh]

XS
SM
MD
LG