Tautan-tautan Akses

AS Tarik Sebagian Pasukan Tempur dari Afrika


Pasukan khusus Nigeria dan tentara Chad berpartisipasi dengan penasihat dari AS dalam latihan militer Flintlock di Mao, Chad, 7 Maret 2015. (Foto: AP)

Amerika Serikat mulai mengubah susunan pasukannya di Afrika, dan mengumumkan akan membawa pulang brigade infanteri dan menggantinya dengan pelatih militer khusus.

Pejabat Pentagon menggambarkan kebijakan itu itu sebagai "yang pertama dari banyak langkah" yang akan berdampak pada cara militer Amerika beroperasi di benua itu, sementara mengalihkan fokusnya dari kontraterorisme ke persaingan kekuatan besar.

Dalam pernyataannya, Rabu (12/2/2020), Sekretaris Pers Pentagon Alyssa Farah mengatakan langkah itu akan membantu Amerika "bersaing lebih baik dengan China dan Rusia di Afrika." Farah mengatakan Amerika akan mulai membawa pulang pasukan tempur bersama Divisi Lintas Udara ke-101 Angkatan Darat dalam beberapa minggu mendatang.

Sebagai gantinya, Amerika akan mengirim anggota Brigade Bantuan Pasukan Keamanan Angkatan Darat (SFAB) ke-1 untuk bekerja sama dengan pasukan di negara-negara yang oleh pejabat pertahanan disebut "menjadi sorotan."

Langkah itu diperkirakan akan menurunkan jumlah pasukan Amerika yang dikerahkan ke Afrika, dan terjadi ketika pejabat Pentagon sedang meninjau rencana mengurangi sekitar 6.000 tentara Amerika di Afrika.[ka/ii]

Recommended

XS
SM
MD
LG