Tautan-tautan Akses

AS, Spanyol Upayakan Pusat Migrasi Regional


Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Albares dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken berjabat tangan saat mengakhiri konferensi pers di Departemen Luar Negeri, Rabu, 10 Mei 2023, di Washington. (AP Photo/Manuel Balce Ceneta)
Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Albares dan Menteri Luar Negeri Antony Blinken berjabat tangan saat mengakhiri konferensi pers di Departemen Luar Negeri, Rabu, 10 Mei 2023, di Washington. (AP Photo/Manuel Balce Ceneta)

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares, Rabu lalu, (12/5) mengumumkan bahwa kedua negara akan bekerja sama untuk membentuk pusat migrasi regional di kawasan Amerika yang akan mendorong migrasi yang aman, tertib dan manusiawi. 

Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares, ketika mengadakan kunjungan resmi ke Washington, Rabu, mengatakan Spanyol berkomitmen untuk membantu mengurangi imigrasi tidak teratur dan mendukung "jalur terkait tenaga kerja" bagi para migran dari negara-negara di kawasan Amerika.

"Dan ketika kita semua memiliki kebutuhan untuk mencari tenaga kerja di sektor yang spesifik, kita juga ingin menunjukkannya. Kita sudah melakukannya dengan negara lain melalui program migrasi yang menunjukkan bahwa ada jalur imigrasi yang teratur, tertib, dan aman,” jelasnya.

Baru-baru ini, Kanada, Spanyol, dan AS mengumumkan akan bermitra untuk mempromosikan migrasi reguler melalui pembentukan pusat pemrosesan regional di negara-negara Amerika Latin. Jika memenuhi syarat, migran yang dirujuk oleh pusat tersebut bisa diterima di Kanada atau Spanyol.

Menurut Blinken, pusat-pusat tersebut juga akan memberikan kesempatan kepada "calon migran" "untuk tetap berada di negara mereka sendiri dan menentukan apakah mereka memiliki jalur hukum untuk datang ke Amerika atau ke Spanyol."

“Dan Kanada juga sudah mengisyaratkan akan berpartisipasi. Itu berarti calon migran bisa tetap tinggal di negara mereka sendiri, pergi ke salah satu pusat ini dan mencari tahu apakah mereka memenuhi syarat untuk menempuh jalur hukum, termasuk, seperti yang dijelaskan Jose Manuel dengan sangat jelas jalur terkait pekerja atau tenaga kerja,” tegasnya.

Presiden AS Joe Biden telah mengupayakan kerja sama regional yang lebih besar dalam mengatasi migrasi tidak teratur di tengah berakhirnya pembatasan COVID-19 - yang dikenal sebagai Peraturan 42 yang telah berakhir Kamis (11 Mei).

Berdasarkan Peraturan 42, yang berlaku sejak Maret 2020, banyak pelintas perbatasan diusir ke Meksiko tanpa kesempatan untuk mencari suaka, yang menyebabkan mereka berulang kali berusaha masuk.

Blinken juga berterima kasih kepada Spanyol atas dukungannya terhadap Ukraina melawan Rusia. Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez Jumat (12/5) juga telah bertemu Presiden Joe Biden di Washington termasuk membahas masalah mengenai Ukraina. [my/jm]

Forum

XS
SM
MD
LG