Tautan-tautan Akses

AS Serukan agar PBB Selidiki Peran Iran di Yaman


Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif saat menghadiri Sidang ke-72 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Markas Besar PBB di New York, Sept. 20, 2017.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif saat menghadiri Sidang ke-72 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di Markas Besar PBB di New York, Sept. 20, 2017.

Gedung Putih menyerukan kepada PBB agar memeriksa peran Iran dalam konflik di Yaman, dan menuduh pemerintah Iran sedang memperlama pertempuran untuk “memajukan ambisinya di kawasan itu.”

Sekutu Amerika, Arab Saudi, menuduh Iran memasok kepada pemberontak Houthi senjata, termasuk misil yang dicegat Saudi setelah ditembakkan ke sebuah bandara di Riyadh.

Arab Saudi memimpin koalisi memerangi Houthi untuk membantu pemerintah Yaman yang diakui internasional, dan mengatakan sebelumnya pekan ini tindakan Iran dapat dianggap “tindak perang.”

Pernyataan Gedung Putih hari Rabu (8/11) yang mengutarakan dukungan pada Arab Saudi dan sekutu lain di kawasan itu dan mengatakan Iran telah melanggar larangan PBB mengenai pengalihan senjata.

“Serangan misil Houthi terhadap Arab Saudi, yang dimungkinkan oleh Korps Pengawal Revolusioner Islam, mengancam keamanan kawasan dan merongrong usaha PBB merundingkan pengakhiran sengketa itu, “ kata pernyataan tersebut.

Iran telah mendukung Houthi, tetap membantah mempersenjatai mereka. Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengecam Arab Saudi atas perannya dalam konflik Yaman dalam beberapa pesan Twitter hari Selasa. [gp]

XS
SM
MD
LG