Tautan-tautan Akses

AS Peringatkan El Salvador karena Putuskan Hubungan diplomatik dengan Taiwan


Sarah Sanders, Sekretaris Pers Gedung Putih (foto: ilustrasi). Gedung Putih mengkritik keputusan El Salvador memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan.
Sarah Sanders, Sekretaris Pers Gedung Putih (foto: ilustrasi). Gedung Putih mengkritik keputusan El Salvador memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Pemerintahan Trump mengatakan, pihaknya sedang meneliti kembali hubungannya dengan El Salvador setelah negara Amerika Tengah itu memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan dan membina hubungan dengan China.

Dalam sebuah pernyataan, Gedung Putih mengkritik keputusan El Salvador dan juga upaya Beijing mendekati El Salvador yang berlanjut dengan pemutusan hubungan dengan Taiwan itu.

“Kesediaan pemerintah El Salvador menerima campur tangan China dalam politik dalam negerinya menjadi keprihatinan serius dari Amerika, dan akan mengakibatkan re-evaluasi dari hubungan kami dengan El Salvador,” kata pernyataan Gedung Putih pada Kamis sore.

Pernyataan pemerintah Amerika itu dinilai merupakan tanggapan paling keras terhadap kampanye China untuk mengisolir Taiwan, dan analis mengatakan, hal itu ditujukan untuk mengirim pesan kepada China.

Tampaknya kasus El Salvador mengejutkan Amerika dan memicu sebuah tanggapan kuat yang ditujukan untuk memperingatkan negara-negara lain agar jangan melakukan hal yang sama, khususnya di Hemisfer Barat atau di “halaman belakang” Amerika, demikian kata Bonnie Glaser, direktur dari China Power Project for International and Strategic Studies.

Pejabat Deplu Amerika mengatakan, mereka merencanakan untuk mengirim pesan yang jelas kepada pemerintah-pemerintah di kawasan itu, termasuk kepada Honduras dan Nicaragua, bahwa mengalihkan hubungan diplomatik ke China akan merugikan hubungan mereka dengan Amerika. [jm]

XS
SM
MD
LG