Tautan-tautan Akses

AS Kecam China Terkait Penyebutan Taiwan, Hong Kong dan Macau


Bendera Amerika berkibar di samping lambang nasional China dalam upacara penyambutan Presiden Donald Trump di luar Aula Besar Rakyat, di Beijing 9 November 2017.

Gedung Putih, Sabtu (5/5), mengkritik tajam upaya China memaksa perusahaan penerbangan asing untuk mengubah cara mereka menyebut Taiwan, Hong Kong dan Macau seolah-olah ketiga kawasan itu bukan bagian China, Reuters melaporkan.

Di tengah-tengah perselisihan yang meningkat karena surplus perdagangan China dengan Amerika, Gedung Putih mengatakan Administrasi Penerbangan Sipil China mengirim surat kepada 36 maskapai penerbangan asing, termasuk sejumlah perusahaan penerbangan Amerika menuntut perubahan itu.

Maskapai-maskapai itu diminta untuk menghapus referensi di situs web mereka atau di tempat lain yang menunjukkan Taiwan, Hong Kong, dan Macau sebagai bagian yang lepas dari China, kata pejabat Amerika dan pejabat maskapai penerbangan.

Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Presiden Donald Trump "akan membela Amerika melawan upaya Partai Komunis China memaksakan garis politiknya pada perusahaan dan warga Amerika."

"Ini adalah ibarat dongeng karangan (George) Orwell tentang pemerintahan diktator, dan merupakan bagian dari kecenderungan yang terus tumbuh dari Partai Komunis China untuk memaksakan pandangan politiknya pada warga negara dan perusahaan-perusahaan swasta Amerika. Kami menyerukan kepada China untuk menghentikan ancaman dan paksaan terhadap maskapai penerbangan dan warga Amerika.”

Taiwan adalah masalah wilayah paling peka di China. Beijing menganggap pulau yang diperintah sendiri dan demokratis itu sebagai provinsi yang membangkang. [ps/ii]

XS
SM
MD
LG