Tautan-tautan Akses

AS dan Taliban Kembali Kepada Komitmen untuk Kurangi Kekerasan


Zalmay Khalilzad, utusan khusus Amerika untuk perdamaian Afghanistan, saat menghadiri pembicaraan antara pemerintah Afghanistan dan pemberontak Taliban di Doha, Qatar, 13 September 2020.
Zalmay Khalilzad, utusan khusus Amerika untuk perdamaian Afghanistan, saat menghadiri pembicaraan antara pemerintah Afghanistan dan pemberontak Taliban di Doha, Qatar, 13 September 2020.

Amerika Serikat mengatakan, pihaknya setuju dengan Taliban untuk mematuhi secara ketat “persyaratan persetujuan kedua pihak bermusuhan itu pada awal tahun ini untuk mengakhiri perang di Afghanistan.

“Kami akan melakukan kewajiban kami dan memantau pelaksanaannya secara aktif. Semua pihak harus memenuhi tanggung jawab mereka,” kata Zalmay Khalilzad, utusan khusus Amerika untuk Afghanistan, mencuit di Twitter, Kamis (15/10).

Khalilzad mengatakan, kesepakatan ini berasal dari beberapa pertemuan yang diselenggarakan antara dia dan Jenderal Scott Miller, panglima pasukan Amerika di Afghanistan, dan pihak pemberontak di Qatar.

“Kami sepakat untuk mematuhi secara ketat semua unsur dari persetujuan Amerika Taliban dan semua komitmen yang telah dibuat,” imbuh Khalilzad.

“Ini berarti pengurangan jumlah operasi. Saat ini terlalu banyak warga Afghanistan yang tewas. Dengan langkah ini, kami berharap jumlah itu akan turun secara tajam,” kata Khalilzad.

Utusan itu tidak memperinci langkah-langkah yang akan dilakukan Amerika atau Taliban guna mengurangi kekerasan di Afghanistan.

Persetujuan Amerika Taliban dari tanggal 29 Februari, mensyaratkan kelompok pembrontak untuk memutuskan hubungan dengan al-Qaida dan kelompok teroris lainnya, dan merundingkan sebuah pengaturan politik dengan pesaing politiknya di Afghanistan guna mengakhiri konflik yang sudah berlangsung 19 tahun itu dan memungkinkan sisa pasukan Amerika dipulangkan pada Mei 2021. [jm/pp]

XS
SM
MD
LG