Tautan-tautan Akses

AS Beri Harapan Para Pencari Suaka yang Sebelumnya Ditolak


Seorang pencari suaka yang hendak memasuki Amerika Serikat, menjemur baju di kamp Matamoros, Meksiko, 19 November 20219.

Di sebuah kamp di perbatasan Amerika Serikat (AS)-Meksiko, sejumlah pencari suaka diberitahu oleh para pejabat bahwa pemerintah AS akan membuka kembali kasus mereka. Mereka juga akan diperbolehkan memasuki AS untuk menunggu proses suaka.

Dibukanya kembali kasus-kasus yang sebelumnya ditolak itu terjadi ketika pihak berwenang Meksiko berusaha menutup kamp yang mengenaskan di sepanjang sungai Rio Grande. Kamp itu telah ditempati ribuan pencari suaka selama lebih dari dua tahun.

Kantor berita Associated Press melaporkan, Jumat (5/3) malam, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Meksiko mencuit bahwa para pencari suaka terakhir dengan kasus-kasus aktif dari kamp itu telah diproses dan bahwa kamp itu ditutup. Yang lainnya, sekitar 50 orang, dengan kasus-kasus suaka yang katanya akan dibuka kembali, dianjurkan untuk pindah ke sebuah tempat pengungsian. Namun, sebagian masih tetap tinggal di kamp itu, Sabtu (6/3).

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS belum merespons permintaan Associated Press untuk berkomentar pada Jumat (5/3) dan Sabtu (6/3).

Bulan lalu, pemerintahan Joe Biden mulai memproses para pencari suaka yang dipaksa menunggu proses yang lama di Meksiko selama pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.

Kamp Matamoros merupakan salah satu kebijakan paling nyata yang diberlakukan pemerintahan Trump untuk merespons banyak tingginya para pencari suaka dan mempersulit upaya memperoleh status perlindungan di AS. [vm/ft]

XS
SM
MD
LG