Tautan-tautan Akses

Arab Saudi Umumkan Bandara Baru yang Besar di Ibu Kota


FILE: Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud di markas besar PBB, New York, AS 27 Maret 2018. (REUTERS/Amir Levy)
FILE: Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud di markas besar PBB, New York, AS 27 Maret 2018. (REUTERS/Amir Levy)

Arab Saudi, Senin (28/11) mengumumkan rencana untuk membangun bandara baru di Riyadh guna memacu pertumbuhan cepat di ibu kota, sambil memajukan target penerbangan ambisius kerajaan itu.

Bandara, yang akan menampung 120 juta pelancong pada tahun 2030 dan 185 juta pelancong pada tahun 2050 itu, akan diberi nama sesuai nama Raja Salman yang berusia 86 tahun. Rencana itu diumumkan oleh putranya, penguasa de facto berusia 37 tahun Putra Mahkota Mohammed bin Salman, demikian menurut kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA).

"Proyek bandara ini sejalan dengan visi Arab Saudi untuk mengubah Riyadh menjadi salah satu dari sepuluh kota ekonomi terdepan di dunia dan untuk mendukung pertumbuhan populasi Riyadh menjadi 15-20 juta orang pada tahun 2030," kata SPA.

Populasi kota itu saat ini kurang dari delapan juta orang.

Sasaran penerbangan Arab Saudi, bagian dari reformasi "Visi 2030" yang digagas Pangeran Mohammed, mencakup tiga kali lipat lebih dari jumlah lalu lintas tahunan menjadi 330 juta penumpang pada akhir dekade ini.

Arab Saudi juga ingin menarik investasi bernilai $100 miliar ke sektor ini pada tahun 2030, mendirikan maskapai nasional baru dan memproses hingga lima juta ton kargo setiap tahun. [my/em]

Forum

XS
SM
MD
LG