Tautan-tautan Akses

Apakah Pendekatan Turki dan Israel Merupakan Ancaman Terhadap Ambisi Iran?


FILE - Sebuah bendera Turki dan bendera Israel berkibar di atas kedutaan Turki, di Tel Aviv, Israel, 26 Juni 2016.

Sementara Turki menghadapi hubungan yang renggang dengan kebanyakan tetangga dan sekutunya, Ankara mempererat hubungan dengan Israel. Hubungan diplomatik terputus pada 2010 setelah komando Israel menewaskan 9 warga Turki diatas kapal ketika berusaha menerobos blokade Israel terhadap Gaza. Sebuah kesepakatan rekonsiliasi yang tercapai tahun lalu telah memungkinkan dilanjutkannya hubungan antara kedua negara, tetapi hal itu akan merupakan ancaman terhadap aspirasi Iran di kawasan.

Harapan Israel bagi pembinaan sebuah persekutuan yang kuat guna menentang Teheran telah dibantu oleh retorika Presiden Recep Tayyip Erdogan yang semakin pedas terhadap Iran. Bulan lalu, Erdogan menyebut pasukan milisi Shiah yang memerangi ISIS di Irak teroris, dan menyebutnya sebagai bagian dari kebijakan ekspansionis Iran. Erdogan memposisikan dirinya sebagai pelindung kepentingan Muslim Suni di kawasan, dan menuduh Iran mengupayakan kebijakan sektarian.

Menghangatnya kembali hubungan Israel dan Turki telah meningkatkan perdagangan dan membuahkan pembicaraan seputar kerja sama energi dan pemulihan pariwisata di Turki berkat peningkatan kunjungan turis Israel. Tetapi sejauh ini hubungan ini belum se-erat seperti pada akhir 90-an, dimana terjadi kerja sama militer dan ijin bagi pesawat-pesawat Israel melakukan latihan di wilayah udara Turki.[jm]

XS
SM
MD
LG