Tautan-tautan Akses

Anita Sulaiman, Konsultan Bisnis di Seattle Asal Indonesia


Anita Sulaiman, Konsultan Bisnis Bidang Lintas Budaya di Seattle
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:27 0:00

Anita Sulaiman, Konsultan Bisnis Bidang Lintas Budaya di Seattle

Selama delapan tahun, Anita Sulaiman telah menjadi konsultan bisnis bidang lintas budaya di Inter-Cultural Business Excellent (IBEX) yang berpusat di kota Seattle, negara bagian Washington.

Dalam pekerjaannya, diaspora Indonesia ini membantu berbagai perusahaan Amerika yang ingin menjalin hubungan bisnis di Indonesia.

“Kalau klien saya ya jelas saya berperan sebagai pelatih eksekutif, konsultan, trainer. Dalam bidang konsultan, jasa-jasa yang saya tawarkan termasuk saran strategi, saran operasional. Dan juga prioritasnya karena mereka semua internasional, nah, saya bantu bangun jembatan itu,” kata Anita.

Di samping segi manajemen, Anita juga melatih kliennya Bahasa Indonesia, juga tradisi dan budaya Indonesia.

Salah satu klien Anita adalah Precision Aerospace Products, perusahaan yang memiliki kontrak kerjasama dengan Angkatan Udara Indonesia.

Menurut direktur Precision Aerospace Products, Jeff Heikke, diperlukan waktu cukup lama untuk mengenal mitra kerjanya di Indonesia agar dapat membangun kerjasama bisnis yang langgeng. Di sinilah Anita berperan menjadi jembatan informasi budaya bagi kedua pihak.

“Kerjasama ini berjalan amat baik. Satu hal yang kami upayakan dengan keras adalah memahami budaya dan rekan bisnis kami, tak hanya datang dan sekedar melakukan bisnis. Kelompok bisnis kami, karyawan kami bekerja keras agar kerja sama bisnis kami berhasil di manapun,” ujar Jeff.

Sebagai konsultan independen, Anita juga berafiliasi dengan organisasi seperti Asia Business Forum dan kerap menjadi relawan membantu organisasi nirlaba seperti Jokolna.

Organisasi berlandasan donasi ini memiliki program “Jokolna Catalyst” yang membawa wirausahawan muda Indonesia ke Seattle untuk belajar meningkatkan kemampuannya dari para mentor.

“Kami harus tahu bagaimana berinteraksi dengan mereka. Kami harus tahu cara terbaik yang sesuai dengan kepribadian dan budaya mereka. Anita dapat memberikan kami pemahaman mengenai hal itu. Ini amat sangat membantu karena kami jadi paham bagaimana menyampaikan informasi dengan benar dan bahkan pengalamanan itu juga berguna bagi para mentor karena mereka jadi belajar mengenai budaya,” kata direktur eksekutif Jokolna Monica Mendoza.

Anita, yang juga aktif di organisasi Diaspora Indonesia Network Seattle, mengakui ia dapat memberikan manfaat bagi tanah airnya Indonesia melalui pekerjaannya ini.

“Kebanyakan pekerjaan saya ada hubungannya dengan Indonesia. Itu tipe pekerjaan favorit saya. Kalau yang ada hubungan dengan Indonesia, ya, saya benar-benar menyukainya,” pungkas Anita. [np/dw]

XS
SM
MD
LG