Tautan-tautan Akses

Analis: Tambahan Pasukan AS Tak akan Selesaikan Masalah Taliban


Pasukan AS melakukan patroli di Kandahar, Afghanistan (foto: dok).

Selagi pemerintah Amerika mempertimbangkan akan mengirim lebih banyak pasukan ke Afghanistan, para analis berpendapat, tambahan tentara itu tidak akan bisa menumpas Taliban yang semakin kuat, atau memaksa kelompok pemberontak itu ke meja perundingan.

Presiden Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan kebijakan barunya tentang Afghanistan akhir bulan ini dan para pembantunya dilaporkan mengusulkan supaya jumlah pasukan Amerika ditambah dengan 5.000 orang lagi.

Tapi para analis keamanan mengatakan, penambahan pasukan saja tidak akan menghasilkan apa-apa, kecuali diadakan reformasi dalam pemerintahan Afghanistan dan meyakinkan Pakistan supaya memutuskan hubungan dengan kelompok militan di Afghanistan.

“Penambahan pasukan saja tidak akan mengalahkan Taliban atau memperlambat kemajuan mereka,” kata Ioannis Koskinas, pejabat lembaga riset New America di Washington.

“Jumlah pasukan yang lebih besar juga tidak akan mendorong mereka ke meja perundingan. Mereka berpendapat ‘untuk apa?’ karena mereka pikir mereka sedang mendapat kemenangan dan tambahan tentara tidak akan mengubah dinamika perang secara dramatis,” tambahnya.

Kepala Dinas Intelijen Nasional Dan Coats mengatakan dimuka komisi intelijen Senat hari Kamis, bahwa Taliban kemungkinan akan mendapat kemenangan di kawasan pedesaan, sementara pemerintah Afghanistan sedang kepayahan menghadapi situasi ekonomi yang buruk. [ii]

XS
SM
MD
LG