Tautan-tautan Akses

Bocah lelaki Finlandia berumur 10 tahun meraih hadiah US$10.000 karena menemukan kelemahan dalam aplikasi berbagi foto populer, Instagram.

Mark Zuckerberg bisa minggir karena anak ajaib dalam pemrograman sudah muncul.

Jani adalah bocah lelaki Finlandia berumur 10 tahun yang meraih hadiah US$10.000 karena menemukan kelemahan dalam aplikasi berbagi foto populer, Instagram, yang dimiliki Facebook. Nama belakang Jani tidak dipublikasikan karena isu privasi.

Kelemahan tersebut memungkinkan pengguna untuk memasukkan kode berbahaya di tempat menulis komentar pada Instagram, yang menghapus komentar-komentar yang ada.

“Saya ingin melihat apakah kolom komentar Instagram dapat menangkal kode berbahaya. Ternyata tidak bisa,” kata Jani kepada koran Finlandia Iltalehti.

Jani adalah orang termuda yang pernah memenangkan hadiah untuk membantu mengungkap kecacatan sistem. Jani mengatakan ia belajar kode komputasi dengan menonton video-video YouTube.

“Saya bisa menghapus komentar siapa pun dari situ. Bahkan komentar Justin Bieber,” ujar Jani kepada Iltalehti.

Jani mengatakan ia berencana membeli sepeda dan bola sepakbola dengan uang hadiah tersebut.

Facebook mengatakan telah memperbaiki kelemahan tersebut bulan Februari.

Menurut BBC, Facebook telah membayar total $4,3 juta untuk para pemenang kompetisi sejak 2011. [hd/dw]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG