Tautan-tautan Akses

Alkohol Tingkatkan, Senam Turunkan Risiko Kanker Payudara


ARSIP – Sebuah kelompok senam berlatih di depan patung dada Benjamin Franklin di the Metropolitan Museum of Art di New York, tanggal 10 Februari 2017 (foto: AP Photo/Mark Lennihan)

Cukup satu gelas minuman alkhohol per hari dapat meningkatkan risko kanker payudara pada wanita, namun ada hal-hal yang dapat dilakukan wanita untuk menurunkan risiko kanker payudara.

Salah satu dari studi pencegahan kanker terbesar untuk jenisnya hingga hari ini mencapai kesimpulan yang membawa ketenangan. Cukup satu gelas minuman alkhohol per hari dapat meningkatkan risko kanker payudara pada wanita. Namun para peneliti juga menyimpulkan ada hal-hal yang dapat dilakukan wanita untuk menurunkan risiko kanker payudara.

Studi yang diselenggarakan oleh the American Institute for Cancer Research adalah sebuah kajian dari 119 studi yang diselenggarakan sebelumnya yang melibatkan 12 juta wanita, 260.000 di antaranya sudah terkena kanker payudara.

Peneliti utama dari studi ini Anne McTiernan adalah seorang pakar pencegahan kanker di Fred Hutchinson Cancer Research Center yang ada di Seatlle, Washington.

Pada 10 studi yang melibatkan 4.000 wanita pada usia yang masih memungkinkan kehamilan yang telah terkena kanker payudara, McTiernan mengatakan para peneliti mengungkapkan hubungan antara konsumsi alkohol dan meningkatnya risiko kanker payudara.

“Mereka menemkan bahwa dari wanita-wanita yang minum rata-rata hanya 10 gram alkohol per hari, risiko terkena kanker payudara meningkat sebesar lima persen. Jadi, lima persen itu jumlah yang kecil namun secara statistik termasuk signifikan jadi hal tersebut memberi kepercayaan diri bahwa hubungan tersebut kemungkinan nyata adanya,” ujar McTiernan. Ia mencatat, “Sepuluh gram alkohol itu seperti segelas kecil minuman anggur.”

Pada subkategori studi lainnya yang melibatkan 35.000 wanita pada usia pasca menopause yang terkena kanker payudara, McTiernan mengatakan alkohol diketahui membawa risiko yang lebih besar lagi.

Menurut McTiernan,”Kemi menemukan ada peningkatan sembilan persen dengan minum alkohol dalam jumlah yang sama, minum 10 gram alkohol per hari. Sekali lagi, segelas kecil wine, delapan ounce bir, satu ounce minuman berkadar alkohol tinggi.”

McTiernan mengatakan WHO menganggap alkohol sebagai karsinogen, atau unsur yang dapat menyebabkan kanker. Alkohol mengandung metabolit yang disebut acetaldehyde yang dapat merusak DNA, menurut McTiernan.

Menurunkan risiko

Di sisi positifnya, para peneliti menemukan latihan senam dengan giat, seperti berlari atau bersepeda dengan cepat, menurunkan risiko kanker payudara pada wanita muda sebesar 17 persen dan 10 persen pada wanita di usia pasca menopause.

Ada juga bukti yang menunjukkan bahwa makan-makanan yang tidak mengandung tepung, dan pola makan berbasis tanaman juga bermanfaat.

“Bukan artinya kita harus menjadi seorang vegetarian,” ujar McTiernan. “Maknanya adalah dianjurkan untuk makan banyak sayur mayur dan buah-buahan. Pastikan sebagian besar dari sayur mayur tersebut tidak mengandung tepung, bukan kentang. Dianjurkan juga untuk mengkonsumsi produk berbasis susu karena mereka mengandung kadar kalsium yang tinggi dan memiliki manfaatnya sendiri.”

Sejauh kelebihan berat badan diketahui dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita yang berusia lebih matang, McTiernan mengatakan makan dengan pola makan yang penuh buah-buahan dan sayur mayur dapat membantu wanita untuk menjaga berat badannya.

Menurut the American Institute for Cancer Research, sebuah organisasi yang berkepentingan dengan pencegahan kanker, satu dari tiga kasus kanker payudara di Amerika Serikat dapat dicegah apabila wanita tidak minum alkohol, tetap aktif secara fisik, dan menjaga berat badan yang ideal.

McTiernan menyatakan bukti dari “laporan komprehensif and terbaru … sudah jelas: Memiliki gaya hidup yang aktif secara fisik, menjaga berat badan yang ideal di sepanjang usia dan membatasi konsumsi alkohol, adalah seluruh langkah-langkah yang dapat diambil kaum wanita untuk menekan risiko” kanker payudara.

The American Institute for Cancer Research adalah bagian dari the World Cancer Research Fund, yang mengumpulkan dan menganalisis data dari seluruh dunia untuk pencegahan kanker, menarik kesimpulan bahwa perhatian untuk menjaga berat badan, diet, dan senam dapat menurunkan risiko terkena kanker. [ww]

XS
SM
MD
LG