Tautan-tautan Akses

Aktivitas Kembali Terlihat di India, Namun Kasus Corona Belum Susut


Suasana di sekitar Rumah Sakit Umum Kota Lokmanya Tilak, Mumbai, India, di tengah pandemi Covid-19, 15 Mei 2020. (Foto: dok).

Aktivitas manusia kembali terlihat di jalan-jalan di beberapa negara bagian di India, Senin (18/5), satu hari setelah pemerintah memperpanjang lockdown terkait virus corona hingga 31 Mei, namun melonggarkan banyak pembatasan untuk memulihkan aktivitas ekonomi. Orang-orang kembali berada di luar rumah, dan kendaraan-kendaraan bergerak di jalanan yang terlihat tidak padat.

Beberapa toko kecil dan bisnis kembali dibuka di beberapa negara bagian, termasuk ibu kota, New Delhi, di mana pergerakan mobil-mobil angkutan penumpang menimbulkan sejumlah kemacetan. Perusahaan-perusahaan online mulai mengirimkan barang-barang pesanan, termasuk yang tidak tergolong esensial, ke tempat-tempat di luar zona Covid-19.

Meski demikian, layanan kereta dan layanan penerbangan masih tutup dalam skala nasional, seperti halnya sekolah, pusat perbelanjaan, hotel, dan restoran.

Pelonggaran banyak pembatasan diberlakukan setelah pemerintah federal memberi negara bagian wewenang yang lebih besar untuk memutuskan bagaimana lockdown diterapkan dan menggolongkan sendiri zona-zona Covid-19 berdasarkan tingkat penyebaran dan keparahan kasus.

Pulihnya aktivitas di India diwarnai catatan memprihatinkan. Pada Senin (18/5), negara itu mencatat peningkatan jumlah kasus terbesar dalam satu hari dengan 5.242 kasus baru dan 157 kematian. India sejauh ini melaporkan telah memiliki lebih dari 96.000 kasus, terbanyak di Asia, termasuk 3.029 kematian. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG