Tautan-tautan Akses

Hugo Chavez Bela Rencananya Keluarkan Dekrit, Mengecam 'Campur Tangan' Amerika


Presiden Venezuela Hugo Chavez membela rencananya hendak memerintah dengan dekrit dan mencap tentangan Amerika akan rencana itu sebagai campurtangan tidak dapat diterima dalam masalah dalam negeri Venezuela.

Chavez mencaci-maki pejabat-pejabat Amerika dalam pidatonya yang disiarkan hari Minggu dengan mengatakan Venezuela hanya melaksanakan kekuasaan hukumnya sebagai satu negara merdeka.

Hari Jum’at juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika, Tom Casey mengatakan rencana Chavez hendak memerintah dengan dekrit merupakan rencana yang aneh dalam satu pemerintahan demokratis.

Parlemen Venezuela diperkirakan pekan ini akan memberi kekuasaan kepada Chavez untuk memerintah dengan dekrit selama 18 bulan. Dalam pidatonya seusai dilantik sebagai presiden awal bulan ini Chavez mengatakan ia akan meminta Konstitusi diamendir untuk memungkinkan seorang presiden dapat dipilih berturut-turut tanpa batas masa jabatan.

Sementara, anggota Parlemen Venezuela dari golongan oposisi menuduhnya membawa negara itu ke arah bentuk negara totaliter menyerupai Kuba.

XS
SM
MD
LG