Tautan-tautan Akses

Moderna Ajukan Permohonan Persetujuan Vaksin COVID-19 di AS dan Eropa


Produsen obat Moderna, Senin (30/11) mengatakan sedang mengajukan izin penggunaan darurat di AS dan Eropa. (Foto: JOEL SAGET / AFP)
Produsen obat Moderna, Senin (30/11) mengatakan sedang mengajukan izin penggunaan darurat di AS dan Eropa. (Foto: JOEL SAGET / AFP)

Produsen obat Moderna, Senin (30/11) mengatakan sedang mengajukan izin penggunaan darurat di AS dan Eropa. Langkah perusahaan bioteknologi AS itu diambil agar vaksinnya bisa segera didistribusikan, setelah tes-tes menunjukkan vaksin itu 94 persen efektif.

Apabila mendapat persetujuan regulator, maka para pekerja medis bisa memvaksinasi para pasien secepatnya pertengahan Desember dengan salah satu dari dua vaksin yang sama-sama potensial. Kedua vaksin yang sedang menunggu persetujuan itu adalah buatan Moderna dan buatan Pfizer-BioNTech.

Moderna mengatakan telah melakukan uji klinis dengan 30.000 orang, dan hasilnya setara dengan vaksin-vaksin pediatri terbaik.

Produsen obat itu mengatakan bahwa dari 196 relawan yang terjangkit COVID-19, 185 di antaranya menerima plasebo dan 11 lainnya menerima vaksin. Moderna melaporkan 30 kasus parah, semuanya dalam kelompok plasebo, termasuk satu kematian akibat COVID-19.

Permohonan penggunaan darurat oleh Moderna dan Pfizer-BioNTech itu diajukan ketika jumlah kasus virus corona melonjak di AS, di mana puluhan ribu kasus tercatat setiap hari.

Para pejabat kesehatan mengatakan mereka terutama sangat khawatir akan penyebaran virus yang lebih luas karena jutaan orang mengabaikan peringatan untuk tidak melakukan perjalanan pada hari libur Thanksgiving pekan lalu dan kemungkinan melakukan perjalanan lagi pada musim libur Natal dan Tahun Baru. [vm/ka]

XS
SM
MD
LG