Tautan-tautan Akses

Rusia dan Tiongkok Suarakan Dukungan Bagi Iran


Rusia dan Tiongkok Suarakan Dukungan Bagi Iran
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:37 0:00

Rusia dan Tiongkok memberi dukungan kepada Iran dan mengecam sanksi yang diberlakukan Amerika terhadap Iran.Jimmy lebih jauh dengan laporan berikut.

CN: 28091723 RUSSIA CHINA IRAN
HEAD:Russia, China Voice Support for Iran After Xi Visit to Kremlin
RUSIA TIONGKOK MENYUARAKAN DUKUNGAN BAGI IRAN SETELAH LAWATAN XI KE KREMLIN
INTRO:
Rusia dan Tiongkok memberi dukungan kepada Iran dan mengecam sanksi yang diberlakukan Amerika terhadap Iran.Jimmy lebih jauh dengan laporan berikut.
TEKS:
Presiden Rusia Vladimir Putin Rabu jadi tuan rumah untuk pemimpin Tiongkok Xi Jin-ping untuk perundingan di Kremlin yang mencerminkan hubungan semakin dekat di antara kedua negara yang pernah terlibat dalam persaingan di dunia komunis selama Perang Dingin berlangsung.
Pada akhir pertemuan, sebuah pernyataan bersama oleh Rusia dan Tiongkok menyuarakan dukungan untuk Iran serta memuji pelaksanaan persyaratan dari JCPOA oleh Iran, demikian dilaporkan oleh kantor berita Interfax Rusia.
Kedua negara menggaris-bawahi komitmen mereka untuk mempertahankan hubungan baik dengan Iran.“Para Pihak menekankan perlunya melindungi kerjasama komersial dan ekonomi yang saling menguntungkan dengan Iran dan secara tegas menentang pemberlakuan sanksi unilateral oleh negara-negara dengan dalih kepentingan nasional mereka,” demikian bunyi pernyataan itu.
Amerika menarik diri dari persetujuan itu pada Mei 2018, dan memberlakukan sanksi ekonomi yang berat terhadap Iran.Meskipun dukungan kuat yang disuarakan untuk Teheran, namun sejauh ini baik Tiongkok maupun Rusia tampaknya patuh kepada syarat-syarat dari sanksi Amerika itu.Pengapalan minyak ke tujuan di Asia telah berkurang banyak, karena tampaknya Tiongkok tidak membeli minyak dalam jumlah sebanyak sebelum November tahun lalu.Sanksi itu dimulai pada November dan diberlakukan penuh pada permulaan Mei.
Presiden Xi Jin-ping menyebut Vladimir Putin sahabat karibnya, dan mencatat mereka telah bertemu hampir 30 kali selama enam tahun terakhir.Perjalanan ini menandai lawatan Xi yang ke 8 ke Rusia sejak dia mengambil alih pimpinan di Tiongkok pada 2012.
“Kami akan memperkuat dukungan timbal balik kami atas isu-isu penting,” kata Xi, ketika duduk di samping Vladimir Putin di sebuah ruangan megah di Kremlin.
XS
SM
MD
LG