Presiden AS Donald Trump hari Selasa mengakui, bukti Inggris menunjukkan Rusia mungkin berada dibalik peracunan mantan mata-mata Rusia dan putrinya di Inggris, tetapi ia tidak menyalahkan Moskow "sampai kami mendapat fakta secara langsung." Karlina Amkas menyampaikan laporannya.