Tautan-tautan Akses

Negosiasi Ulang Perundingan NAFTA Dimulai di Washington

  • Mil Arcega

Putaran pertama perundingan antara Amerika, Kanada dan Meksiko dimulai di Washington DC minggu ini (16/8), mengenai apa yang dikatakan Presiden Donald Trump sebagai "kesepakatan perdagangan terburuk yang pernah ada".

Presiden Donald Trump menyalahkan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) yang telah berlangsung selama dua puluh tahun itu atas hilangnya jutaan pekerjaan manufakturing di Amerika.

Trump sebelumnya berjanji untuk membatalkan kesepakatan itu- kecuali Amerika mendapat 'kesepakatan yang adil'. Namun pakar perdagangan memperingatkan kegagalan bukanlah pilihan, terutama bila taruhannya begitu tinggi.

Sejak tahun 1994 - perdagangan antara tiga mitra NAFTA telah berkembang dari 290 miliar dolar menjadi 1,1 triliun dolar. Namun para pengecam mengatakan hal itu juga menyebabkan hilangnya lima juta pekerjaan manufakturing Amerika.

Pengecam terbesarnya termasuk- Presiden Donald Trump yang bertekad untuk merundingkan kesepakatan yang lebih baik.

"Perjanjian NAFTA sangat baik bagi Kanada, sangat baik bagi Meksiko tapi sangat merugikan bagi Amerika."

Sebagian ekonom mengatakan pernyataan itu adalah klaim yang berlebihan. Melalui Skype, Laura Dawson, direktur Institut Kanada di Wilson Center, mengatakan bahwa anggapan hilangnya lapangan pekerjaan mengabaikan kebangkitan China dan cepatnya perkembangan teknologi otomatis.

"Amerika sekarang memproduksi lebih banyak barang daripada sebelumnya tapi melakukannya dengan jumlah tenaga kerja yang lebih sedikit."

Yang lainnya mengatakan bahwa NAFTA cacat sejak awal. Bill Spriggs adalah kepala ekonom serikat buruh terbesar di negara ini.

"Ini adalah kesepakatan perusahaan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan. Tanpa perlindungan yang berarti bagi lingkungan, bagi hak asasi manusia dan hak-hak buruh."

Menteri Luar Negeri Kanada hari Senin memanfaatkan media sosial untuk mengatakan bahwa NAFTA layak diselamatkan.

"Hubungan ekonomi Kanada-Amerika adalah yang paling signifikan, paling sama-sama menguntungkan, paling timbal balik, dan paling efektif di manapun di dunia," kata Menlu Chrystia Freeland.

Meskipun investasi meningkat di pabrik-pabrik Meksiko di mana tenaga kerja lebih murah, beberapa pejabat Meksiko mengatakan NAFTA gagal memenuhi janjinya. Namun mantan diplomat Meksiko, Antonio Ortiz-Mena, yang sekarang menjadi penasihat senior di kelompok konsultasi bisnis Albright Stonebridge mengatakan kesepakatan itu harus dimodernisasi untuk mengatasi dampak globalisasi.

"Sehingga sebagai sebuah blok kita bisa bersaing dengan blok lain, Meksiko adalah bagian dari solusi untuk tantangan nyata. Bukan masalahnya," tukasnya.

Namun, keinginan Amerika untuk menurunkan defisit perdagangannya dengan Meksiko dan menghilangkan mekanisme sengketa perdagangan yang dipandang menguntungkan bagi produsen kayu Kanada - bisa membuat negosiasi menjadi sulit.

"Saya tidak meramalkan apapun kecuali rintangan. Itulah sifat negosiasi perdagangan yang baik," ujar Laura Dawson.

Tujuh putaran perundingan dijadwalkan. Pembicaraan akan diakhiri bulan Juli 2018, sebelum pemilihan presiden Meksiko. [my/al]

XS
SM
MD
LG