Tautan-tautan Akses

Museum Mob di Las Vegas Kuak Kehidupan Mafia

  • Lea Johannes

Museum Mob di Las Vegas dibuka untuk umum sejak bulan Februari tahun 2012. Pengunjung museum tersebut dapat melihat kehidupan mafia di Amerika lebih dari seratus tahun lalu. Bagaimana awal kisah didirikannya Museum Mob tersebut? Ikuti Lea Johannes dalam segmen Amerika Kini. TEXT Oscar Goodman memulai perencanaan pembangunan Museum Mob sejak tahun 2002, sepuluh tahun sebelum museum itu dibuka. Oscar Goodman pernah menjabat sebagai walikota Las Vegas. Sebelum terpilih, Goodman bekerja sebagai pengacara mafia yang menyediakan bantuan hukum bagi anggota mafia yang menjadi terdakwa selama 20 tahun, yaitu dari tahun 1960-an hingga 1980-an. Museum Mob itu juga menampilkan sepenggal kisah hidup Goodman dan karirnya yang berkaitan dengan mafia. Beberapa tahun lalu, Goodman mengatakan, ia ingin mencari cara untuk mendatangkan pengunjung dan menciptakan lapangan pekerjaan di kota tersebut. Lalu ia menggunakan bangunan pengadilan tua yang sudah kosong, untuk mendirikan museum Mob. Ia mengatakan, Las Vegas merupakan kota yang berbeda dari kota-kota lainnya di Amerika. Pada dasarnya kota Las Vegas merupakan hasil produk mafia yang datang dari berbagai tempat. ACT GOODMAN Banyak warga Amerika keturunan Italia yang mengepalai organisasi kejahatan tersebut. Awalnya, sejumlah warga Amerika keturunan Italia tidak menyukai ide pembangunan Museum Mob tersebut. Alasannya adalah, museum itu seolah-olah mengagung-agungkan mafia, atau kelompok etnis tertentu akan menjadi sasaran, atau pencemaran nama baik. ACT GOODMAN. Yang menarik, tidak satupun terdakwa mafia yang pernah ia bantu dalam menangani kasus mereka di pengadilan, keberatan dengan ide Museum Mob. Bahkan beberapa dari mereka mendonasikan barang-barang pribadinya untuk museum, dengan harapan, kisah kehidupan mereka dapat diceritakan di museum mob tersebut. SOUND OF MOB MUSEUM ADVERTISEMENT Museum Mob itu dibangun dengan bantuan dana pemerintah sebesar 42 juta dollar. Sebagian orang mengkritik penggunaan dana pemerintah untuk museum tersebut. Baru-baru ini, pejabat Museum Mob mengatakan kepada VOA bahwa museum itu membutuhkan dana sebesar lima juta dollar pertahun agar terus beroperasi. Museum itu memiliki karyawan sebanyak 50 hingga 55 orang. Dalam operasinya, museum itu tidak memiliki hutang dan memiliki dana simpanan di bank sebesar dua juta dollar. Pejabat Museum Mob mengatakan, museum itu mampu menghasilkan pendapatan. Istri Goodman, Carolyn Goodman, yang kini menjabat sebagai walikota Las Vegas mengatakan, keberadaan museum itu akan mendukung pembangunan tengah kota dimana sebagian besar kawasan itu kosong namun kini berkembang secara perlahan. Awal tahun 2014, Museum Mob itu membayar cicilan pertama dari empat cicilan pertahun, yaitu sebesar satu koma lima juta dollar kepada pemerintah setempat. Cicilan itu untuk membayar kembali dana yang diberikan pemerintah untuk membangun museum tersebut. Uniknya, Goodman membayar cicilan sebesar 1.5 juta dollar itu dengan uang pecahan 100 dollar dalam sebuah koper, persis seperti anggota mafia membayar utang mereka dengan uang kontan. Penggunaan uang kontan oleh mafia pada masa itu memungkinkan organisasi kejahatan tersebut beroperasi tanpa harus melaporkan pendapatan mereka kepada bank atau kantor pajak.

XS
SM
MD
LG