Minggu, 29 Mei 2016 Waktu: 16:33

    Berita / Dunia / Eropa

    Perancis Tidak Akan Campuri Urusan Republik Afrika Tengah

    Presiden Perancis Francois Hollande mengatakan Perancis hadir di Republik Afrika Tengah (CAR) untuk melindungi kepentingan dan warganya, bukan untuk mencampuri masalah dalam negeri negara itu.

    Presiden Perancis Francois Hollande (Foto: dok).
    Presiden Perancis Francois Hollande (Foto: dok).
    Presiden Perancis Francois Hollande berbicara Kamis (27/12), sehari setelah para demonstran -- yang mengecam sikap diam Perancis atas gerakan pemberontak di CAR -- melempari kedubes Perancis di ibukota, Bangui, dengan batu, dan merobek bendera Perancis.

    Sebuah koalisi pemberontak yang disebut Seleka telah menguasai 10 kota sejak melancarkan serangan dua pekan lalu. Mereka telah mengancam akan menggulingkan Presiden CAR Francois Bozize, yang mereka tuduh gagal menerapkan kesepakatan perdamaian 2007 yang mengakhiri pemberontakan sebelumnya.

    Jurubicara pemberontak mengatakan kepada VOA bahwa aliansi tersebut tidak mendapat dukungan dari Perancis atau negara tetangga manapun.
    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami