Tautan-tautan Akses

Dewan Keamanan PBB Kutuk Serangan Pemberontak di Republik Afrika Tengah


Suasana sidang di Dewan Keamanan PBB (Foto: dok). Dewan Keamanan PBB prihatin atas serangan yang dilancarkan kelompok-kelompok bersenjata di Republik Afrika Tengah beberapa hari terakhir ini.

Suasana sidang di Dewan Keamanan PBB (Foto: dok). Dewan Keamanan PBB prihatin atas serangan yang dilancarkan kelompok-kelompok bersenjata di Republik Afrika Tengah beberapa hari terakhir ini.

Dewan Keamanan PBB mengutuk serangan-serangan yang dilancarkan kelompok bersenjata di bagian timur laut Republik Afrika Tengah (C.A.R) dalam beberapa hari terakhir ini.

Dewan Keamanan PBB telah menyatakan keprihatinan kuat terkait situasi di Republik Afrika Tengah (C.A.R), dimana sebuah aliansi kelompok-kelompok pemberontak telah merebut kota-kota dan mengancam akan menggulingkan presiden negara itu.

Dalam pernyataan hari Rabu (19/12), Dewan Keamanan mengutuk serangan-serangan dalam beberapa hari terakhir ini di bagian timur laut negara itu, dengan mengatakan serangan-serangan tersebut merupakan ancaman terhadap warga sipil dan kestabilan Republik Afrika Tengah.

Para pemberontak merebut kota Kabo di bagian utara negara itu hari Rabu, sehari setelah pasukan dari negara tetangga Chad tiba atas permintaan Presiden Republik Afrika Tengah Francois Bozize untuk membantu memerangi pemberontakan.

Dewan Keamanan menuntut agar kelompok-kelompok bersenjata itu menarik diri dari kota-kota yang direbut itu, mengakhiri pertempuran dan menghentikan usaha untuk mendekati ibukota negara itu, Bangui, yang terletak di bagian selatan di sepanjang perbatasan dengan Republik Demokratik Kongo.

Ketua Uni Afrika Nkosazana Dlamini-Zuma juga mengungkapkan keprihatinan mengenai situasi itu, dan mengutuk tindakan pemberontak yang sebelumnya merebut kota-kota Ndele, Sam-Ouandja, Bamingui dan Bria.
XS
SM
MD
LG