Selasa, 21 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 21:03

Berita / Dunia / Afrika

Pemberontak DRC Bertekad Gulingkan Presiden Joseph Kabila

Pemberontak di Republik Demokratik Kongo menyatakan akan merebut lebih banyak wilayah dan bertekad untuk menggulingkan Presiden Joseph Kabila.

Jurubicara pemberontak M23, Vianney Kazarama berbicara kepada massa di sebuah stadion di kota Goma setelah pemberontak berhasil menguasai sebagian besar kota ini, Rabu (21/11).
Jurubicara pemberontak M23, Vianney Kazarama berbicara kepada massa di sebuah stadion di kota Goma setelah pemberontak berhasil menguasai sebagian besar kota ini, Rabu (21/11).
UKURAN HURUF - +
Pemberontak M23 hari Rabu melakukan rapat umum di sebuah stadion di kota Goma, yang mereka rebut sehari sebelumnya. Jurubicara pemberontak, Vianney Kazarama mengatakan, pemberontak akan terus bergerak.

Ratusan polisi dan tentara Kongo menyerahkan senjata mereka dalam rapat umum itu.

Kazarama mengatakan, sasaran berikut adalah Bukavu, sekitar 100 kilometer di selatan Goma.

Ditambahkan, M23 telah menguasai kota Sake, juga di selatan Goma, dan berencana untuk nantinya mencapai Kinshasa, ibukota Kongo, lebih dari 1.500 kilometer di sebelah barat.

Dewan Keamanan PBB hari Selasa dengan suara bulat memutuskan untuk memberlakukan sanksi terhadap para pemimpin M23. Resolusi yang disponsori Perancis itu menuntut agar pemberontak segera menarik diri dari Goma, yang terletak di perbatasan dengan Rwanda. Resolusi juga mengutuk dukungan asing untuk M23.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Laporan Terkini Tornado dan Nasib WNI di Oklahoma - Liputan Berita VOA 22 Mei 2013

Tim VOA melaporkan pencarian aparat terhadap korban angin tornado di reruntuhan gedung dan rumah-rumah di kota Moore, Oklahoma. 10 warga dan diaspora Indonesia di kota tersebut mengungsi ke lokasi yang aman, sementara belasan mahasiswa Indonesia di Oklahoma mewaspadai kembali terjadinya tornado.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang nelayan Palestina melemparkan jaringnya di sebuah pantai di kota Gaza, Palestina.
  • Gedung Parlemen Eropa saat para anggota parlemen menghadiri sesi voting di Strasbourg, Prancis.
  • Mobil-mobil yang rusak terlihat di tempat parkir sebuah Rumah Sakit setelah tornado menghantam kota Moore, negara bagian Oklahoma, 20 Mei 2013.
  • Mantan Presiden AS Bill Clinton mendengarkan Menteri Federal Jerman untuk Tenaga Kerja dan Sosial Ursula von der Leyen, kedua dari kanan, dalam sebuah forum yang membahas solusi bagi masalah pengangguran kaum muda Eropa di Universitas Madrid, Spanyol.
  • Seorang anggota geng jalanan Mara 18 yang dipenjarakan, berpose untuk foto di penjara Izalco, sekitar 65 km dari San Salvador, El Salvador.
  • Seorang pekerja berjalan di sebuah jalan kereta api baru di kota Yiwu, provinsi Zhejiang, China.
  • Penyelam mendekati Leopard Ray pada sebuah pameran di Marine Life Park, Resorts World, salah satu atraksi wisata terbaru di Singapura.
  • Dua mahasiswa pegulat sumo membawa bayi yang menangis di samping wasit (tengah) dalam acara Kompetisi 'Bayi Menangis' di kuil Sensoji di Tokyo, Jepang.
  • Seorang anak laki-laki duduk di bawah kereta sambil menunggu koin jatuh dari kereta selama festival kereta 'Rato Machhindranath' di kota Lalitpur, Nepal.
Lainnya