Tautan-tautan Akses

Kongo Tolak Permintaan Pemberontak untuk Berunding


Pasukan PBB melakukan patroli di kota Goma setelah kota ini direbut kembali oleh pasukan Kongo, Senin (19/11).

Pasukan PBB melakukan patroli di kota Goma setelah kota ini direbut kembali oleh pasukan Kongo, Senin (19/11).

Pemerintah Republik Demokratik Kongo (DRC) menolak permintaan untuk melakukan perundingan perdamaian yang diajukan kelompok pemberontak M23.

Jurubicara pemerintah Lambert Mende hari Senin mengatakan bahwa M23 adalah fiksi yang diciptakan oleh negara tetangganya, Rwanda, yang menurut Mende dimaksudkan untuk menyembunyikan kegiatan kriminalnya di Kongo.

Para pejuang M23 telah bergerak dalam radius beberapa kilometer dari Goma, ibukota provinsi North Kivu di bagian utara Kongo, setelah mendesak mundur pasukan pemerintah dan pasukan pemelihara perdamaian PBB.

Pemberontak hari Senin menuntut pemerintah agar memulai perundingan perdamaian dalam waktu 24 jam atau bila tidak, akan menghadapi dilanjutkannya pertempuran di sekitar kota di bagian timur itu.

Pemberontak juga menuduh pemerintah Kongo melanggar kesepakatan perdamaian 2009 yang mengintegrasikan pejuang pemberontak ke dalam militer.

Sebagian besar anggota kelompok M23 adalah mantan tentara Kongo yang membelot sebelumnya tahun ini, menuntut gaji dan senjata yang lebih baik.

Rwanda membantah keras tuduhan dari Kongo dan para pemantau PBB bahwa negara itu mendukung M23. Uganda juga membantah tuduhan-tuduhan bahwa negara tersebut mendukung kelompok itu.
XS
SM
MD
LG