Rabu, 30 Juli 2014 Waktu UTC: 00:56

Berita / Politik

PBB akan Investigasi Serangan Pesawat Tanpa Awak

PBB telah melancarkan penyelidikan atas penggunaan serangan pesawat tanpa awak dan pembunuhan dalam operasi kontra-terorisme.

PBB melancarkan penyelidikan terhadap serangan pesawat tanpa awak yang terfokus pada terbunuhnya warga sipil (foto: dok).
PBB melancarkan penyelidikan terhadap serangan pesawat tanpa awak yang terfokus pada terbunuhnya warga sipil (foto: dok).
Penyelidikan yang diumumkan hari Kamis di London itu akan menyelidiki 25 serangan di Pakistan, Yaman, Somalia, Afghanistan dan wilayah Palestina. Penyelidikan itu juga akan fokus pada terbunuhnya dan terlukanya warga sipil akibat serangan-serangan itu.

Penyelidikan itu akan dilakukan oleh pengacara Inggris Ben Emmerson, utusan khusus PBB urusan kontra-terorisme dan hak asasi manusia.

Emmerson mengatakan penggunaan teknologi pesawat tanpa awak "akan tetap ada seterusnya," seraya menambahkan bahwa sangat penting bahwa "struktur hukum dan operasional yang tepat segera diberlakukan untuk mengatur penggunaannya."

Kebanyakan serangan pesawat tanpa awak dilakukan oleh Amerika, walaupun Israel juga telah menggunakannya dan negara-negara lain punya akses pada teknologi itu.

Pakistan adalah satu dari tiga negara yang meminta investigasi itu. Pakistan telah mengutuk serangan-serangan pesawat tanpa awak Amerika terhadap sasaran-sasaran di perbatasan negara itu dengan Afghanistan, dengan mengatakan bahwa hal itu tidak saja melanggar kedaulatan Pakistan, tetapi kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan-serangan itu memicu militansi di wilayah tersebut.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook